"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Pinkan Mambo: Aksi Ngamen untuk Biaya Pendidikan Anak

Perjuangan Pinkan Mambo untuk Masa Depan Anak

Pinkan Mambo, penyanyi ternama yang dikenal dengan lagu-lagunya yang menghiasi pita radio dan layar kaca, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena lagu atau tampilan panggungnya, melainkan karena aksinya turun ke jalan untuk mengamen yang viral di media sosial.

Banyak orang awalnya mengira bahwa langkah ini dilakukan karena tekanan ekonomi yang ia alami belakangan ini. Namun, di balik itu, Pinkan Mambo akhirnya membuka suara dan mengungkap alasan yang lebih menyentuh. Ia menegaskan bahwa aktivitas ngamen yang dilakukannya bukan hanya sekadar untuk mencari uang semata, tetapi ada tujuan mulia yang mendorongnya tetap bertahan dan berjuang di tengah keterbatasan.

Tujuan yang Menyentuh

Bagi Pinkan Mambo, masa depan anak-anaknya menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar, meski harus menempuh cara yang tidak biasa. Ia mengaku ingin memastikan kebutuhan pendidikan anaknya tetap terpenuhi tanpa hambatan. Hal ini menjadi dasar dari aksi ngamennya yang kini menjadi perhatian banyak orang.

Kisah ini pun mengundang simpati publik, sekaligus menjadi gambaran perjuangan seorang ibu demi masa depan buah hatinya. Terkini, Pinkan Mambo mengungkap alasan di balik aksinya yang kerap bernyanyi dan menari di pinggir jalan hingga viral di media sosial. Ternyata, penyanyi kenamaan itu punya alasan mulia rela ngamen di jalanan.

Biaya Pendidikan yang Besar

Pinkan Mambo mengaku aksi ngamennya ia dilakukan murni demi memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak-anaknya yang mencapai angka ratusan juta rupiah. Saat ini, ia tengah mempersiapkan biaya masuk sekolah internasional bagi anaknya yang masih kecil.

Mantan personel Ratu ini membeberkan bahwa kebutuhan dana yang ia kejar saat ini menyentuh angka sekitar Rp 100 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk uang pangkal sekolah baru serta pelunasan kewajiban di sekolah sebelumnya.

“Anak-anak kan butuh biaya, ini mau masuk ke German School International. Satu anak bisa Rp 20 juta, kalau tiga anak jadi Rp 60 juta,” ujar Pinkan Mambo saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Senin (6/4/2026).

Selain biaya masuk sekolah baru, Pinkan juga harus melunasi utang biaya pendidikan di sekolah sebelumnya demi mendapatkan dokumen administrasi pendidikan anaknya.

“International School yang sebelumnya itu aku masih ngutang Rp 20 juta. Jadi total biaya masuk, pelunasan utang, ijazah, dan homeschooling itu sudah Rp 100 jutaan. Nah, itu dibayarnya pakai apa?” lanjutnya.

Pilihan yang Tidak Biasa

Pinkan mengaku lebih memilih turun ke jalan untuk melakukan Live TikTok daripada hanya bernyanyi di dalam rumah. Menurutnya, penghasilan dari pemberian penonton jauh lebih besar saat ia melakukan aksi di ruang publik. Ia tidak memedulikan pandangan orang yang menganggapnya “turun kelas” karena harus berguling-guling di aspal jalanan.

“Kalau aku cuma nyanyi di rumah itu koinnya sedikit. Kalau aku nyanyi di jalan itu koinnya alhamdulillah banyak. Ya namanya kerja, guling-guling, anggap saja Beyonce lagi di jalanan,” tuturnya sambil berkelakar.

Meski menyadari adanya pro dan kontra, terutama dari anaknya, Michelle Ashley, Pinkan menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah bentuk tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga.

Solusi yang Masuk Akal

Pinkan menyebutkan bahwa ia membatasi pekerjaan off-air di luar kota karena enggan meninggalkan anak-anak dalam waktu lama, serta adanya rasa takut untuk naik pesawat. Hal ini membuatnya merasa bahwa ngamen di lokasi yang dekat dengan tempat tinggalnya adalah solusi paling masuk akal saat ini.

“Cari duit Rp 10.000 itu susah. Dulu aku jual pisang goreng juga susah. Sekarang di otak aku itu duit semua untuk anak, jadi saya tidak malu harus guling-guling di jalan asal halal,” pungkas Pinkan.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *