"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"
Bisnis  

Okupansi 53.720 Penumpang, KA Rajabasa Jadi Pilihan Utama Mudik Warga Sumsel

KA Rajabasa: Penghubung Penting Transportasi Sumatra Selatan

KA Rajabasa menjadi salah satu layanan kereta api yang sangat diminati masyarakat di Sumatra Selatan khususnya selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dengan rute Tanjungkarang–Kertapati, kereta ini tidak hanya menjadi tulang punggung transportasi wilayah tersebut, tetapi juga menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan lintas provinsi.

Penjualan Tiket yang Mengesankan

Hingga 20 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, total penjualan tiket KA Rajabasa mencapai 53.720 pelanggan. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api ini, terutama selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Dari total penjualan tersebut, KA Rajabasa (S7) relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatatkan 26.481 pelanggan, sedangkan KA Rajabasa (S8) relasi Tanjungkarang–Kertapati mencatatkan 27.239 pelanggan. Dengan demikian, KA Rajabasa berhasil masuk dalam daftar top 10 relasi favorit nasional.

Fasilitas dan Tarif yang Terjangkau

KA Rajabasa dilengkapi delapan rangkaian yang memastikan kapasitas yang cukup untuk menampung jumlah penumpang yang meningkat menjelang Lebaran. Tarif yang ditawarkan pun sangat terjangkau, berkisar antara Rp29.000 hingga Rp32.000. Hal ini membuat kereta ini menjadi pilihan yang ideal bagi berbagai kalangan masyarakat, termasuk para pemudik, pekerja, pelajar, dan keluarga.

Layanan yang diberikan oleh KA Rajabasa tidak hanya fokus pada tarif yang murah, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien. Ini menjadi keunggulan tersendiri yang membuat masyarakat lebih memilih KA Rajabasa dibandingkan moda transportasi lainnya.

Peran Strategis dalam Mobilitas Masyarakat

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa KA Rajabasa memiliki posisi yang sangat penting dalam melayani mobilitas masyarakat di Sumatra bagian selatan. Ia menilai, tingginya minat pelanggan terhadap KA Rajabasa menunjukkan bahwa layanan ini menjadi andalan untuk perjalanan antarkota dengan tarif yang terjangkau, kapasitas yang memadai, serta layanan yang terus dijaga agar tetap aman dan nyaman selama masa Angkutan Lebaran.

Selama periode 11 Maret hingga 19 Maret 2026, KA Rajabasa telah melayani sebanyak 22.671 pelanggan untuk relasi Tanjungkarang–Kertapati pulang pergi. Angka ini menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat melalui jalur kereta api di koridor tersebut terus tumbuh seiring dimulainya arus mudik lebih awal.

Keberlanjutan Layanan Kereta Api

Dukungan sarana dari delapan rangkaian KA Rajabasa sangat penting untuk menjaga keandalan layanan pada salah satu koridor perjalanan utama di Sumatra bagian selatan. Dengan adanya layanan ini, masyarakat dapat melakukan perjalanan antara Bandar Lampung dan Palembang dengan lebih mudah dan cepat.

Sebagai layanan kereta ekonomi AC bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO), KA Rajabasa memberi manfaat besar dari sisi aksesibilitas. Tarif yang terjangkau membuat layanan ini semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan moda transportasi hemat.

Kesimpulan

Dalam masa Angkutan Lebaran 2026, kehadiran KA Rajabasa berperan penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatra. Layanan ini memperkuat konektivitas antarkota, memperluas akses perjalanan, serta membantu melayani pergerakan penumpang dalam jumlah besar selama periode mudik dan arus balik.


Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *