NAC Breda Minta KNVB Batalkan Hasil Pertandingan Go Ahead Eagles
Klub sepak bola NAC Breda mengajukan permohonan resmi kepada Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk meninjau ulang hasil pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Alasan utamanya adalah dugaan bahwa pemain Go Ahead Eagles, Dean James, tampil sebagai pemain ilegal dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 6-0 bagi tim tuan rumah.
James, yang telah memegang paspor Indonesia sejak Maret 2025, diduga tidak memiliki izin kerja baru dan gaji minimal sebesar 600.000 euro per tahun sesuai ketentuan Liga Belanda untuk pemain non-Uni Eropa. Hal ini menjadi dasar pengajuan gugatan dari NAC Breda terhadap keabsahan pertandingan tersebut.
Pihak NAC Breda menyatakan bahwa mereka akan segera memberikan informasi lebih lanjut setelah adanya keputusan resmi dari KNVB. Media-media ternama di Belanda seperti De Stentor, De Telegraaf, NOS, hingga Voetbal International juga menyebutkan bahwa status James menjadi topik utama dalam kasus ini.
Regulasi Gaji dan Izin Kerja Pemain Non-Uni Eropa
Dalam regulasi Liga Belanda, setiap pemain non-Uni Eropa wajib menerima gaji minimal sebesar 600.000 euro per tahun. Dengan status Warga Negara Indonesia (WNI) yang dimiliki James sejak Maret 2025, NAC Breda menganggapnya tidak memenuhi syarat untuk bermain kecuali pihak Go Ahead Eagles mengurus izin kerja baru.
Namun, Manajer Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, membantah hal ini. Ia menyatakan bahwa James menandatangani kontrak saat masih berstatus Warga Negara Belanda. Kontrak terbaru tersebut ditandatangani pada Januari 2025, dua bulan sebelum James resmi menjadi WNI.
“Yang saya ketahui pasti adalah bahwa Dean James memiliki paspor Belanda yang sah pada saat kami menandatangani kontrak dengannya dan kami membuat kontrak dengannya berdasarkan hal itu,” ujar Jan Willem van Dop dikutip dari De Telegraaf.
Dampak pada Pemain Timnas Indonesia Lainnya
Situasi ini berpotensi berdampak pada para pemain Timnas Indonesia lainnya yang berkarier di Liga Belanda. Beberapa nama yang disebut antara lain Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Miliano Jonathans (FC Utrecht/Excelsior), Mees Hilgers (FC Twente), dan Tim Geypens (FC Emmen).
Ajax Amsterdam dalam pernyataan terkini menyatakan bahwa masalah administrasi dan izin kerja Maarten Paes sudah selesai. Paes didaftarkan dengan paspor Indonesia dan klub menggajinya sesuai ketentuan pemain non-Uni Eropa.
“Kiper Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, telah bermain untuk Ajax sejak Januari tetapi masalah ini tidak menjadi isu bagi klub Amsterdam tersebut,” tulis laporan De Telegraaf.
“Ajax mengontrak Paes berdasarkan paspor Indonesia dan telah melalui semua prosedur yang diperlukan. Akibatnya, dibutuhkan waktu lebih lama bagi Paes untuk memenuhi syarat bermain. Ajax harus mengajukan izin kerja untuk Paes dan membayar gaji sesuai dengan pedoman untuk pemain non-Uni Eropa,” pungkas media tersebut.
Fortuna Sittard Yakin Tak Akan Hadapi Masalah Serupa
Sementara itu, Fortuna Sittard yang diperkuat Justin Hubner meyakini timnya tidak akan menghadapi masalah serupa. Seorang juru bicara klub Limburg tersebut menyatakan bahwa mereka tidak memperkirakan adanya masalah terkait Hubner.
“Justin Hubner bermain untuk Fortuna Sittard. Kami memantau situasinya tetapi berasumsi bahwa dia akan dapat bermain,” sambungnya.










