"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Intel Nova Lake Bocor! Inti Tembus 52, L3 Besar Siap Lawan AMD X3D

Intel Nova Lake: Perang Core yang Membuat AMD Kewalahan

Intel tampaknya tidak puas dengan lini Core Ultra 200S Plus. Meskipun generasi tersebut sudah menunjukkan potensi yang menggoda, perhatian para penggemar komputer justru tertuju pada generasi berikutnya: Nova Lake. Bocoran terbaru menunjukkan bahwa CPU ini akan menjadi “monster” baru—baik dari segi jumlah core maupun teknologi cache yang dibawanya.

Core Makin Gila, Cache Ikut Naik Level

Dari laporan sebelumnya, Nova Lake disebut hadir dalam dua varian utama dengan desain dual compute module:

  • 52 core dan 42 core, masing-masing dibekali 288MB bLLC (big Last Level Cache)
  • Untuk versi single module, tersedia:
  • 28 core dan 24 core, dengan 144MB bLLC

Cache sebesar ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya Intel benar-benar serius menantang AMD, khususnya lini Ryzen X3D yang terkenal dengan teknologi 3D V-Cache.

Update Baru: Varian 42 Core Naik Jadi 44 Core

Menariknya, bocoran terbaru menyebut bahwa Intel melakukan revisi. Varian 42 core kini ditingkatkan menjadi 44 core. Walau detail resminya belum diungkap, konfigurasi sebelumnya diperkirakan terdiri dari:

  • 14 P-core (Performance)
  • 24 E-core (Efficiency)
  • 4 LPE-core (Low Power Efficiency)

Dalam setup lama, ada satu modul penuh (8P + 12E) dan satu modul “dipangkas” (6P + 12E), alias ada 2 P-core yang dinonaktifkan. Nah, dengan upgrade ke 44 core, besar kemungkinan Intel kini memakai dua modul penuh (8P + 12E) tanpa ada core yang dipotong. Hasilnya? Performa jelas lebih maksimal.

Rincian Konfigurasi Nova Lake

Berdasarkan bocoran yang beredar, berikut gambaran lineup Nova Lake:

  • 52 core: 2x (8P + 16E) + 4 LPE
  • 44 core: 2x (8P + 12E) + 4 LPE
  • 28 core: (8P + 16E) + 4 LPE
  • 24 core: (8P + 12E) + 4 LPE

LPE Core: Berguna atau Cuma Formalitas?

Semua varian disebut tetap menyertakan 4 LPE core sebagai standar. Fungsinya untuk menangani beban ringan dengan konsumsi daya rendah—konsep yang diadopsi dari Panther Lake. Tapi di sisi lain, keputusan ini agak dipertanyakan. Pasalnya, untuk segmen desktop, efisiensi daya bukan prioritas utama seperti di laptop. Jadi, apakah LPE core ini benar-benar terasa manfaatnya? Masih jadi tanda tanya.

bLLC vs 3D V-Cache: Duel Teknologi Cache

Hal yang paling menarik adalah pendekatan cache-nya. Berbeda dengan AMD yang menambahkan cache secara stacking (3D V-Cache), Intel memilih jalur berbeda lewat bLLC yang terintegrasi langsung di dalam chip. Keunggulannya? Potensi latensi lebih rendah. Kekurangannya? Biaya produksi dan yield bisa jadi lebih menantang.

Siap Masuk Era “Perang Core” Baru

Dengan lonjakan jumlah core dan cache super besar, Nova Lake jelas menandai babak baru dalam persaingan CPU. Intel tidak hanya mengejar jumlah core, tapi juga mencoba menutup celah performa gaming dan workload berat yang selama ini jadi kekuatan AMD X3D.

Kalau bocoran ini akurat, satu hal pasti: “perang core” di dunia CPU bakal makin panas—dan pengguna yang bakal diuntungkan.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *