"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Longsor Tambang Emas di Sijunjung Tewaskan Dua Orang, Walhi Minta Penyelidikan Mendalam

Kecelakaan Tambang Emas di Sijunjung, Dua Penambang Tewas Tertimbun Longsor

Kamis (9/4/2026) sore, dua penambang emas ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat melakukan aktivitas tambang di Jorong Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kabupaten Sijunjung. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 16.00 WIB, ketika sekitar 12 hingga 20 warga sedang beraktivitas menambang.

Longsoran tebing mengakibatkan dua korban tertimbun dan tidak bisa diselamatkan. Pencarian dilakukan oleh BPBD dan masyarakat sekitar, dan akhirnya kedua korban ditemukan pada pukul 20.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Aktivitas Tambang Ilegal yang Mengkhawatirkan

Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sumbar menyatakan bahwa aktivitas tambang emas di daerah tersebut tidak memiliki izin resmi dan menjadi sorotan warga. Direktur WALHI Sumbar, Tommy Adam, mengatakan bahwa Sijunjung adalah salah satu daerah dengan aktivitas tambang ilegal yang paling banyak. Daerah ini juga termasuk dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri, Provinsi Riau.

Menurut catatan WALHI, beberapa lokasi sungai yang sering menjadi tempat tambang ilegal antara lain Batang Palangki, Batang Ombilin, dan Batang Sampan. Di lokasi-lokasi tersebut, penambangan dilakukan menggunakan alat berat dan merkuri, yang berdampak buruk terhadap lingkungan.

WALHI mencatat bahwa kandungan merkuri di salah satu sungai Sumbar telah melebihi baku mutu lingkungan hingga 1.000 kali. Hal ini menunjukkan tingkat pencemaran yang sangat tinggi. Di Sijunjung sendiri, sebagian besar pembukaan lahan tambang berada di sepanjang kiri dan kanan sungai.

Desakan untuk Tindakan Tegas

WALHI secara kelembagaan meminta pemerintah, termasuk Gubernur Sumbar, Bupati Sijunjung, dan aparat hukum, untuk melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas penambangan ilegal. Menurut Tommy Adam, kegiatan tambang ilegal tidak dilakukan sendiri oleh masyarakat, melainkan ada pemodal di belakangnya.

“Ada pemodal, ada pengaman, dan masyarakat yang bekerja. Artinya tidak tunggal dilakukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Proses Pencarian dan Evakuasi

Wali Nagari Palangki, Jasman, membenarkan adanya dua penambang yang tertimbun longsor. Ia menjelaskan bahwa kronologi kejadian dimulai ketika dua dari 20 warga melakukan aktivitas tambang di area tersebut. Sekitar pukul 16.00 WIB, longsoran tebing terjadi dan kedua penambang tertimbun. Mereka langsung meminta bantuan masyarakat sekitar untuk pencarian dan evakuasi.

Pencarian dilakukan oleh warga dari Nagari Palangki serta wilayah sekitar seperti Koto Tuo, Kandang Baru, dan Muaro. Proses pencarian berlangsung hingga pukul 20.00 WIB, dan akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jasman mengatakan bahwa aktivitas tambang di daerah tersebut bisa dikatakan ilegal karena tidak ada izinnya. Namun, ia tidak secara tegas menyebutnya ilegal. Ia hanya menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut, karena pemerintahan nagari paham akan kondisi ekonomi masyarakat, tetapi aktivitas tersebut tidak dibenarkan.

Data Korban dan Proses Penanganan

Kasi Kedaruratan BPBD Sijunjung, Heries, membenarkan laporan tentang dua orang warga yang tertimbun longsor saat melakukan aktivitas tambang. Ia menjelaskan bahwa tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan sekira pukul 17.00 WIB.

Proses pencarian dilakukan di sekitar lokasi longsor, yaitu di area tambang emas Jorong Lintas Harapan. Pencarian menggunakan alat berat dan peralatan warga seperti cangkul dan sekop. Kendala utama adalah tanah berlumpur dan air yang menggenangi area tambang.

Berdasarkan data dari BPBD Sijunjung, dua korban berinisial NF (21) dan ZK (53). NF merupakan warga asal Jorong Dusun Jorong Duo Nagari, sementara ZK dari Jorong Palangki. Jenazah kedua korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *