Kegiatan Literasi di Pelabuhan Teluk Kaja Membangkitkan Minat Baca Anak
Di tengah aliran Sungai Rungan, sebuah kegiatan yang menarik perhatian masyarakat terjadi di Pelabuhan Teluk Kaja, Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya. Komunitas Tabela menggelar kelas literasi yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (11/4/2026) sore dan berlangsung dengan suasana yang santai namun penuh antusias.
Kelas literasi ini tidak hanya fokus pada pembelajaran baca, tulis, dan hitung (calistung), tetapi juga mengintegrasikan pengenalan bahasa Inggris. Di atas lantai papan gazebo kayu, puluhan anak-anak duduk melingkar sambil aktif mengikuti berbagai aktivitas belajar. Mereka tampak antusias saat membaca buku, berhitung, serta mencoba mengucapkan kosakata dasar dalam bahasa Inggris bersama relawan.
Sesekali, beberapa anak berdiri untuk menjawab pertanyaan sederhana, sementara yang lain memperhatikan dan ikut mencoba menjawab. Hal ini menunjukkan tingkat partisipasi yang cukup tinggi dari para peserta. Selain itu, anak-anak juga dikenalkan pada pentingnya menjaga lingkungan sekitar sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Penggerak Komunitas Tabela, Wiliam, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari kepedulian terhadap pentingnya literasi sejak dini. Ia menyampaikan bahwa anak-anak di wilayah tersebut membutuhkan ruang belajar yang menyenangkan. Tujuannya adalah agar mereka memiliki kemampuan dasar membaca dan belajar dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian mereka.
Menurut Wiliam, literasi menjadi dasar penting dalam membentuk pola pikir generasi muda. Ia menambahkan bahwa komunitas ini ingin mencegah pemuda hanya menjadi penonton di tengah perkembangan zaman. Kemampuan berpikir yang kuat dimulai dari literasi yang baik.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Komunitas Tabela sendiri merupakan inisiatif pemuda lokal yang digagas sejak 2020 oleh Wiliam bersama Rani Tobing. Fokus utama komunitas ini adalah literasi dan pemberdayaan masyarakat.
Nama “Tabela” berasal dari singkatan Take Action, Be Excellent, and Life’s Awakening. Nama ini juga memiliki makna dalam Bahasa Dayak sebagai gambaran anak muda yang berkarya. Makna tersebut mencerminkan semangat generasi muda untuk turut berkontribusi dalam membangun lingkungan melalui pendidikan.
Rani Tobing, salah satu penggerak komunitas ini, menilai antusiasme anak-anak dalam kegiatan tersebut cukup tinggi. Terlihat anak-anak bergantian memilih buku, membuka halaman demi halaman, lalu kembali duduk bersama teman-temannya di gazebo. Menurutnya, dukungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kalimantan Tengah melalui layanan perpustakaan keliling turut membantu meningkatkan minat baca anak-anak.
Harapan dari Rani adalah kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah. Sejumlah warga juga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai aktivitas ini memberikan alternatif kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak, khususnya di luar penggunaan gadget.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Tabela berupaya menumbuhkan minat baca anak sejak dini sekaligus menghadirkan ruang belajar nonformal yang lebih dekat dengan lingkungan mereka. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak, sehingga semangat belajar dan literasi dapat tumbuh secara berkelanjutan di tengah masyarakat.











