Proyek SUTT 150 kV Telukjambe – IKK Diresmikan, Mendukung Kebutuhan Listrik Industri
PT PLN (Persero) telah berhasil menyelesaikan proses energize proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Telukjambe – KTT IKK (Indah Kiat Karawang) yang berlokasi di Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Proyek ini menjadi bagian penting dari infrastruktur ketenagalistrikan yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) Indah Kiat Karawang hingga mencapai 250 Mega Volt Ampere (MVA).
Pembangunan jaringan transmisi ini merupakan langkah strategis PLN dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung operasional industri di salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat.
Komitmen PLN dalam Meningkatkan Keandalan Listrik
PLH General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Rifki Santoso menjelaskan bahwa keberhasilan energize proyek ini adalah bentuk komitmen PLN dalam menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal. Tujuannya adalah untuk mendukung pertumbuhan sektor industri dan investasi nasional.
“Keandalan listrik sangat penting dalam mendukung produktivitas industri. Dengan beroperasinya SUTT 150 kV Telukjambe – IKK ini, PLN dapat memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan bagi pelanggan industri strategis seperti Indah Kiat Karawang, sekaligus memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Karawang dan sekitarnya,” ujarnya.
Proyek ini bertugas menyalurkan pasokan listrik dari Gardu Induk 150 kV Telukjambe untuk melayani kebutuhan listrik KTT Indah Kiat Karawang. Infrastruktur transmisi yang dibangun memiliki panjang jalur 8,481 kilometer sirkuit (kms) dan terdiri dari 40 tower, yang merupakan kombinasi dari 13 tower lattice, 22 tower steel pole, serta 5 tower temporary.
Memperkuat Sistem Kelistrikan di Kawasan Industri
Pembangunan jaringan transmisi tersebut juga melintasi dua kawasan industri strategis di Karawang, yaitu Kawasan Industri Suryacipta dan Kawasan Industri Pindodeli. Dengan demikian, kehadiran infrastruktur ini turut memperkuat keandalan sistem kelistrikan di kawasan industri tersebut.
Selain pembangunan transmisi, PLN juga telah melakukan pembangunan extension bay di Gardu Induk 150 kV Telukjambe untuk melayani suplai listrik menuju pelanggan KTT Indah Kiat. Infrastruktur gardu induk tersebut telah lebih dahulu berhasil dilakukan energize pada 17 Desember 2025.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (PLN UPP JBT 2), Husni Wardana menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan proyek ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak serta dukungan masyarakat di sekitar lokasi proyek.
“Pembangunan infrastruktur ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, salah satunya melalui penyerapan 135 tenaga kerja lokal selama proses konstruksi. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung sehingga proyek ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Di samping memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan, melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan ini, proyek ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan daerah di wilayah Karawang dan sekitarnya.
PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung perkembangan industri serta memperkuat iklim investasi di Indonesia.











