"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"
Daerah  

Semangat Pejuang Mushola Bersihkan Kampung Bakom Bogor

Kehadiran dan Kebersamaan dalam Merawat Mushola

Ramadan telah berlalu, membawa suasana yang khas dengan ketenangan, kedekatan, dan semangat untuk memperbanyak kebaikan. Di berbagai tempat, mushola menjadi ruang yang sangat penting bagi warga untuk beribadah, beristirahat, atau sekadar menenangkan hati. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan mushola menjadi hal yang sangat penting agar setiap orang dapat beribadah dengan lebih khusyuk.

Di Indonesia terdapat sekitar 362.105 mushola. Namun, di beberapa daerah pedesaan, kondisi mushola sering kali tidak terjaga dengan baik. Bukan karena kurangnya kepedulian masyarakat, tetapi karena keterbatasan waktu, tenaga, maupun fasilitas. Oleh karena itu, peran serta kebersamaan warga menjadi sangat penting dalam merawat rumah ibadah tersebut.

Dalam rangka menjaga kebersihan dan kenyamanan mushola, tim Pejuang Mushola bersama warga sekitar melakukan aksi bersih-bersih dan kegiatan Dakwah Sosial di Mushola Al Kautsar, Kampung Bakom, Kelurahan Limus Nunggal, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 12 Maret 2026. Mushola ini berada di tengah pemukiman warga yang terdiri dari 145 kepala keluarga. Kegiatan ini menjadi bentuk gotong royong sederhana yang memberikan dampak nyata—mushola menjadi lebih bersih, lebih nyaman, dan yang paling penting, membangkitkan kembali rasa memiliki di antara warga.

Selain kegiatan pembersihan, warga juga mengikuti sesi edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan fasilitas ibadah. Bersama tim dari Unilever Indonesia, puluhan warga belajar hal-hal praktis yang bisa langsung diterapkan di rumah maupun di mushola mereka.

Edukasi kebersihan di Mushola Al Kautsar, Kp. Bakom RT 006/RW 005, Limus Nunggal, Kabupaten Bogor. – (/Thoudy Badai)

Kegiatan ini selaras dengan Program Gerakan Masjid Bersih dan berbagai inisiatif Unilever Indonesia yang terus mendorong masyarakat untuk merawat tempat ibadah bersama-sama. Ini bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga ajakan untuk melakukan kebaikan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Sambutan hangat datang dari pengurus mushola. Encoh, marbot Mushola Al Kautsar, bercerita dengan mata berbinar bahwa kegiatan ini sangat membantu rutinitas harian mereka.

“Dengan adanya kegiatan ini, musholanya jadi lebih bersih dan nyaman digunakan untuk beribadah, apalagi di bulan puasa ketika jamaah lebih ramai,” tuturnya.

Warga merakit tempat sampah baru yang disalurkan unthk mushola pada kegiatan ini. – (/Thoudy Badai)

Intan, salah satu warga yang hadir, juga merasakan hal yang sama.

“Kegiatannya sangat bermanfaat. Kami tidak hanya ikut membersihkan mushola, tapi juga dapat banyak informasi tentang cara menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan ke depannya,” ujarnya.

Edukasi kebersihan di Mushola Al Kautsar, Kp. Bakom RT 006/RW 005, Limus Nunggal, Kabupaten Bogor. – (/Thoudy Badai)

Pada akhirnya, merawat mushola dan lingkungan sekitar bukan hanya soal kebersihan. Ini tentang kepedulian. Tentang ingatan bahwa kebaikan kecil, jika dilakukan bersama, bisa membawa suasana yang lebih damai bagi semua.

Seperti pesan yang sering kita dengar, “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Menjaga kebersihan adalah bagian dari merawat nilai-nilai kebaikan yang kita tanamkan setiap hari — untuk diri sendiri, untuk lingkungan, dan untuk sesama.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *