Penetapan Awal Puasa Ramadan 1447 H Tahun 2026
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat untuk menentukan awal bulan puasa Ramadan 1447 H. Sidang ini rencananya akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026. Meski demikian, kepastian tanggal awal puasa masih menunggu hasil pemantauan hilal dari berbagai titik di Indonesia.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis oleh Kemenag RI, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Namun, pengumuman resmi akan dilakukan setelah proses pemantauan dan sidang isbat selesai dilakukan. Proses tersebut melibatkan beberapa tahapan seperti pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi, verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan, serta musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.
Sidang Isbat akan diadakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat. Acara ini akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, perwakilan kedubes negara-negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, dan perwakilan Mahkamah Agung.
Selain itu, Kemenag juga akan menyiarkan acara Sidang Isbat secara langsung melalui channel YouTube Bimas Islam. Masyarakat dapat mengakses tautan tersebut untuk menyaksikan langsung prosesi sidang isbat.
Perbedaan Pendekatan antara Pemerintah dan Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menentukan awal bulan puasa Ramadan 1447 H sebagai Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang merupakan perhitungan astronomi akurat berdasarkan data posisi matahari dan bulan. Dengan pendekatan ini, Muhammadiyah tidak bergantung pada pengamatan langsung terhadap hilal.
Berikut adalah jadwal puasa Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah:
- 1 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026
- 2 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Februari 2026
- 3 Ramadan 1447 H: Jumat, 20 Februari 2026
- 4 Ramadan 1447 H: Sabtu, 21 Februari 2026
- 5 Ramadan 1447 H: Minggu, 22 Februari 2026
- 6 Ramadan 1447 H: Senin, 23 Februari 2026
- 7 Ramadan 1447 H: Selasa, 24 Februari 2026
- 8 Ramadan 1447 H: Rabu, 25 Februari 2026
- 9 Ramadan 1447 H: Kamis, 26 Februari 2026
- 10 Ramadan 1447 H: Jumat, 27 Februari 2026
- 11 Ramadan 1447 H: Sabtu, 28 Februari 2026
- 12 Ramadan 1447 H: Minggu, 1 Maret 2026
- 13 Ramadan 1447 H: Senin, 2 Maret 2026
- 14 Ramadan 1447 H: Selasa, 3 Maret 2026
- 15 Ramadan 1447 H: Rabu, 4 Maret 2026
- 16 Ramadan 1447 H: Kamis, 5 Maret 2026
- 17 Ramadan 1447 H: Jumat, 6 Maret 2026
- 18 Ramadan 1447 H: Sabtu, 7 Maret 2026
- 19 Ramadan 1447 H: Minggu, 8 Maret 2026
- 20 Ramadan 1447 H: Senin, 9 Maret 2026
- 21 Ramadan 1447 H: Selasa, 10 Maret 2026
- 22 Ramadan 1447 H: Rabu, 11 Maret 2026
- 23 Ramadan 1447 H: Kamis, 12 Maret 2026
- 24 Ramadan 1447 H: Jumat, 13 Maret 2026
- 25 Ramadan 1447 H: Sabtu, 14 Maret 2026
- 26 Ramadan 1447 H: Minggu, 15 Maret 2026
- 27 Ramadan 1447 H: Senin, 16 Maret 2026
- 28 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Maret 2026
- 29 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026
- 30 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Maret 2026
Selain menetapkan awal puasa Ramadan, Muhammadiyah juga telah menentukan tanggal Idul Fitri 2026 sebagai Jumat, 20 Maret 2026. Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan berpuasa selama 30 hari penuh.
Metode Hisab dan Rukyatul Hilal
Metode hisab adalah cara menentukan awal puasa dengan menggunakan perhitungan matematis dan astronomis. Di Indonesia, metode ini sering digunakan sebagai dasar penetapan awal Ramadhan. Sementara itu, metode rukyatul hilal atau rukyah adalah cara menentukan awal puasa dengan mengamati penampakan hilal atau bulan sabit pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi).
Ijtimak merupakan peristiwa di mana Bumi, Matahari, dan Bulan berada dalam posisi bujur langit yang sama jika diamati dari Bumi. Ijtimak terjadi setiap 29,531 hari sekali, atau disebut pula satu bulan sinodik. Jika hilal terlihat saat pengamatan, maka petang tersebut masuk ke tanggal 1 bulan baru dalam kalender Hijriyah.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











