Perayaan Cap Go Meh di Bitung Menarik Wisatawan Mancanegara
Ritual suci Goan Siau atau Cap Go Meh Imlek 2577 yang digelar oleh Klenteng Seng Bo Kiong di Kota Bitung benar-benar menjadi daya tarik bagi masyarakat. Pada hari Selasa, 3 Maret 2026, acara ini disaksikan oleh banyak orang, baik warga lokal maupun wisatawan asing. Jalan-jalan utama seperti SH Sarundajang dan AA Maramis dipadati massa yang ingin menyaksikan prosesi arak-arakan.
Tidak hanya warga setempat, para wisatawan mancanegara juga hadir untuk menyaksikan ritual suci ini. Beberapa di antaranya adalah pasangan suami istri dari Jerman dan dua turis asal Brasil. Mereka sedang melakukan liburan atau staycation di Solitude Lembeh Resort, sebuah resort ternama di Kelurahan Makawidey, Kecamatan Aertembaga.
Neumann, seorang warga Jerman, mengungkapkan bahwa tradisi yang ada di negaranya berbeda dengan yang ia lihat di sini. Ia sangat tertarik dengan kegiatan Cap Go Meh ini. Saat menonton, Neumann memakai topi berwarna hitam bertuliskan Solitude Lembeh Resort, kaos abu-abu bergambar Komodo, serta celana merah maron. Ia ditemani istrinya dan mendapat informasi tentang acara ini dari pihak resort.
Menurut Neumann, ia sangat menyukai pakaian adat yang dikenakan oleh peserta ritual. Ia menilai pakaian adat Minahasa sangat unik dan asing bagi mereka. Ia mengaku baru pertama kali menyaksikan acara ini. Neumann juga menyebutkan bahwa musik bambu klarinet yang dimainkan sangat menarik perhatiannya.
Ia menjelaskan bahwa di negaranya juga ada festival karnaval, terutama di mana mereka memberikan kue-kue kecil kepada penonton. Sebelum berkunjung ke Bitung, Neumann dan keluarganya berlibur ke Bali selama tiga minggu, lalu empat minggu di Bitung. Mereka juga menikmati keindahan bawah laut di Selat Lembeh serta berkunjung ke Minahasa.
Sementara itu, istri Neumann dan teman-teman turis dari Brasil tampak aktif mengabadikan momen-momen dalam barisan ritual dan non-ritual. Mereka menggunakan kamera handphone maupun kamera profesional untuk merekam peristiwa ini.
Di sisi lain, warga lokal juga terlihat antusias mengabadikan penampilan dari dua orang tang sin. Di atas kio atau pikulan, mereka melakukan atraksi ekstrem yang tidak bisa dilakukan oleh orang awam. Ada juga warga yang berfoto dengan delapan barongsai atau berjoget diiringi lagu-lagu yang dibawakan oleh grup musik bambu klarinet.
Pembukaan acara Goan Siau atau Cap Go Meh di Klenteng Seng Bo Kiong dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Walikota Randito Maringka. Acara ini ditandai dengan pengibasan dua bendera warna kuning yang memiliki gambar naga oleh Wali Kota Hengky, serta bendera warna merah dengan gambar macan oleh Wakil Walikota Randito.
Nampak hadir dalam acara tersebut Sekda Bitung Rudy Theno, Ketua TP PKK Bitung Ellen Honandar Sondakh, Sekretaris I TP PKK Jacinta M. Maringka-Gumolung, ketua Dharma Wanita Persatuan Nurjaya Theno Munarwin, tokoh agama, serta forkopimda.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











