"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Playlist Popbela: Lagu-Lagu yang Sempurna

Popbela’s Playlist: Full Circle Tunes

Ada kalanya perjalanan hidup terasa seperti lingkaran yang perlahan kembali ke titik awal. Pengalaman, kehilangan, harapan, hingga proses tumbuh akhirnya saling terhubung dan membentuk makna baru. Dalam rangka merayakan perjalanan musikal yang penuh makna, Popbela menghadirkan playlist yang berjudul “Full Circle Tunes”. Playlist ini menjadi wadah untuk menyajikan lagu-lagu yang merefleksikan bagaimana musik bisa menjadi teman dalam setiap putaran hidup.

Berikut adalah beberapa lagu yang terdapat dalam playlist tersebut:

“New Religion” – Bebe Rexha

Bebe Rexha merilis single bernuansa dance barunya, “New Religion”. Lagu ini membawa ruh dari lagu “Insomnia” milik grup elektronik Faithless yang dirilis pada 1995 lalu. Di tangan Bebe, lagu tersebut bertransformasi menjadi sebuah lagu clubbing modern yang siap menjadi soundtrack musim panas tahun ini. Terdengar jelas bassline signature “Insomnia” yang bersatu padu dengan vokal Bebe di single ini.

Menurut Bebe, “New Religion” adalah kebebasanku di lantai dansa. Lagu ini tentang membebaskan diri kita dan hilang dalam alunan musik. Ia sedang berada di tempat yang buruk saat menulis ini dan kemudian menyadari bahwa musik adalah satu hal yang tidak pernah meninggalkannya. Musik selalu ada untuknya, meski industri ini keras dan dunia kadang kejam. Ia ingin menulis sebuah surat cinta untuk musik lewat lagu ini. Saat bass-nya masuk, kamu dapat merasakannya di dada dan kamu merasa hidup lagi. Itulah inti dari lagu ini baginya. Merasa aman di alunan musik ini dan ingat akan rasa yang menggugah itu. Ia harap saat orang-orang mendengar lagu ini mereka ingin berdiri, berdansa, dan merasa hidup.

“better without me.” – will hyde & Stephanie Poetri

Penyanyi-penulis lagu indie-pop Australia, will hyde, dan Stephanie Poetri berkolaborasi dengan single, “better without me.” Diproduseri oleh musisi Amerika ternama Flawed Mangoes, lagu ini menjadi titik temu antara indie-pop Asia Tenggara dan alt-pop global.

Lirik “better without me.” bercerita tentang kesadaran bahwa kebersamaan tak selalu mendatangkan kebahagiaan. Akhirnya, mereka memilih berpisah agar tak saling membebani.

Saya menulis “better without me” sebagai lagu akustik tentang perasaan menjadi beban dalam sebuah hubungan. Kamu bisa mencintai seseorang namun tetap sadar bahwa merasa menjadi beban itu tidak sehat bagi kedua pihak. Kadang hal paling penuh cinta yang bisa kamu lakukan adalah pergi agar kalian berdua bisa tumbuh. Bekerja dengan Evan Lo (Flawed Mangoes) dan Nick Cassidy membuat lagu ini terasa seperti melayang — persis seperti rasa emosional lagunya.

“Location Unknown (10 Years)” – HONNE feat. NIKI

Melanjutkan perayaan satu dekade perjalanan musik mereka, duo pop alternatif asal Inggris HONNE merilis versi baru dari lagu ikonik mereka “Location Unknown”. Kali ini, NIKI berkesempatan menjadi kolaborator.

“Location Unknown” selalu memiliki tempat khusus di hati kami. Saat menulisnya, ada sesuatu yang terasa lebih besar daripada diri kami sendiri. Kami tidak tahu apa artinya saat itu, tapi selama bertahun-tahun kami melihat lagu ini menembus ruang di luar studio dan masuk ke kehidupan banyak orang di seluruh dunia. Melihat bagaimana lagu ini menjadi soundtrack untuk berbagai bab dalam hidup para pendengar kita terasa surreal. Untuk kembali menengoknya sepuluh tahun kemudian bersama NIKI terasa sangat “full-circle,”” tutur HONNE.

Meski hadir dalam versi baru, “Location Unknown (10 Years)” tetap tak kehilangan kedalaman emosinya. NIKI sendiri merasa senang bisa terlibat karena lagu ini menemani masa-masa kuliahnya pada 2018 lalu.

Album HONNE — 10 dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 mendatang. Album ini hadir sebagai bentuk perayaan sekaligus ungkapan terima kasih, sebuah refleksi tentang titik awal berkarir HONNE, sejauh apa perjalanan yang telah mereka tempuh, serta hubungan emosional yang terus terjalin dengan para pendengarnya di seluruh dunia.

“Home” – Charlie Puth feat. Hikaru Utada

Jelang perilisan album studio keempatnya pada 27 Maret nanti, Charlie Puth memperkenalkan single “Home” kepada penggemarnya. Lagu ini terasa spesial berkat hadirnya diva J-Pop, Hikaru Utada, sebagai kolaborator.

Berkolaborasi dengan salah satu artis favoritku, Hikaru Utada dalam lagu ini adalah sebuah kehormatan dan anugerah. Ia memberikan kedalaman dan keindahan pada lagu ini yang sangat indah. Ia luar biasa! Kuharap kalian semua menikmatinya seperti aku menikmati proses pembuatannya,” kata Charlie.

Lagu “Home” ia ciptakan untuk sang istri, Brooke Sansone, yang kini tengah mengandung buah hatinya. Bagi Charlie Puth, kehadiran teman hidupnya ini telah mengubahnya menjadi lebih baik, dan memberikan perspektif baru tentang mengapa ia berada di dunia ini.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *