"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

5 fakta mengerikan kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, ratusan los hangus, aktivitas terganggu

Kebakaran hebat yang terjadi di Los Pepaya Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin pagi (15/12/2025) menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga sekitar. Api yang muncul dari lokasi yang penuh dengan bahan mudah terbakar langsung menjalar cepat, menyebabkan dua kali ledakan yang terdengar jelas.

Pukul 07.30 WIB, sejumlah pedagang tampak berlarian menjauhi lokasi kebakaran setelah mendengar suara ledakan. Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari kompleks pasar menunjukkan betapa cepatnya api merambat. Petugas pemadam kebakaran segera diterjunkan untuk mengendalikan situasi, namun mereka harus berjuang keras melawan api yang terus membesar dan melahap bangunan los pepaya.

Berikut adalah beberapa fakta penting yang perlu diketahui mengenai kebakaran tersebut:

5 Fakta Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati

1. Diduga Dipicu Korsleting Toko Plastik

Kebakaran yang menghanguskan los buah, khususnya los pepaya, diduga bermula dari korsleting listrik di sebuah toko plastik di sekitar lokasi. Ridwan, seorang sopir truk yang berada di area pasar saat kejadian, mengatakan bahwa api pertama kali muncul dari toko plastik dekat los pepaya sebelum merembet ke bangunan lainnya. Ia mengaku mendengar suara ledakan ketika sedang parkir untuk bongkar muat barang.

2. Robot Pemadam Diterjunkan

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mengerahkan robot pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran. Teknologi ini digunakan untuk menjangkau area los yang sulit diakses petugas, sekaligus membantu pembuangan asap dan proses pendinginan. Robot pemadam bertipe LUF 60 dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control. Perangkat ini terhubung dengan selang bertekanan tinggi untuk menyemprotkan air ke titik api, terutama di los semi permanen yang dipenuhi material mudah terbakar.

3. 350 Los Buah Terbakar

Kebakaran hebat yang melanda Pasar Induk Kramat Jati mengakibatkan ratusan los buah ludes terbakar. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menyebut sekitar 350 los buah terdampak kebakaran. Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menimbulkan kerusakan besar di salah satu pusat distribusi pangan utama Jakarta.

4. Pemprov DKI Bentuk Tim Investigasi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran. Langkah ini dilakukan guna memastikan sumber kebakaran sekaligus mencegah peristiwa serupa terulang. Tim akan melibatkan sejumlah dinas terkait dan menjadi bagian dari upaya pemulihan pascakebakaran yang berdampak pada aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

5. Kerugian Pedagang Ditanggung Asuransi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani dampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penanganan kerugian pedagang melalui skema asuransi. Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan kerugian pedagang akibat kebakaran akan ditanggung asuransi. Ia menyebut, laporan dari manajemen Perumda Pasar Jaya menegaskan seluruh kerugian yang diasuransikan masuk dalam cakupan perlindungan.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *