Sejarah dan Fungsi Benteng Pertahanan Kota Baku
Berjalan di sepanjang benteng pertahanan kota Baku, bagian atas. Benteng pertahanan selalu dirancang dengan lekuk-lekuk yang turun dan menonjol untuk senjata atau meriam serta lubang-lubang untuk mengintip dan menembak dengan senjata. Tebal tembok bisa mencapai 50 cm untuk kekuatan benteng pertahanan, yang bisa dihancurkan oleh meriam. Dan benteng pertahanan Baku awalnya (sekarang sudah tidak ada) berlapis tiga dengan masing-masing dinding sekitar 50 cm. Bisa dibayangkan, kekuatan dan kejayaan Azerbaijan saat itu.
Desain dan Fungsi Benteng Kota Baku
Seperti semua benteng kuno di Eropa terutama, benteng kota Baku dibangun untuk mempertahankan kota yang kaya akan perkembangan dari penjajah asing atau dari musuh mereka. Kota Baku ini, yang dibangun di atas perbukitan perkotaan tinggi, berbentuk amphitheater, menghadap ke laut di bagian bawah, dan dikelilingi oleh pegunungan Caucasus di bagian atas. Dengan tiga lapis temboknya, Maiden Tower atau Menara Perawan dan fasilitas benteng lainnya, Kota Tua Baku tampak sebagai benteng yang mengesankan.
Struktur Kota dan Desain Defensif
Seperti kota-kota abad pertengahan lainnya di dunia, semua bangunan di dalam tembok benteng Icherisheher bersifat defensif dalam hal fungsi taktis dan strategis. Model perkotaan kota ini menyerupai labirin secara pakem di benteng-benteng pertahanan yang ada di dunia. Plaza atau alun-alun besar dan jalan-jalan lebar secara bertahap menyempit dan mengecil dalam desain geometris yang memungkinkan keterlibatan penuh penduduk dalam kegiatan pertahanan.
Itu sudah menjadi desain purba yang akhirnya menjadi tradisi di setiap negara yang mempunyai benteng pertahanan. Saat ini, tembok benteng tua kota Baku memungkinkan pelestarian citra abad pertengahan dari pusat bersejarah, dengan banyak gang kecil, jalan yang berkelok-kelok dan berputar-putar membentuk labirin dan nuansa kota padat serta kehidupan yang survive di jamannya.
Perubahan Jalan dan Akses
Jalan yang cukup lebar, bahkan bisa untuk dua mobil, ini asli dengan posisinya, yang berbeda adalah renovasinya. Jalan lebar yang mengecil sampai hanya untuk satu kursi roda saja. Dari dua mobil, menjadi satu mobil, lalu hanya untuk pejalan kaki. Dan, ini semuanya posisi masih asli. Sebuah gang berkelok-kelok menjadi seperti labirin, yang hanya bisa diakses oleh pejalan kaki atau sepeda dan kursi roda saja.
Benteng-benteng pertahanan itu telah melewati berabad-abad memenuhi fungsi historisnya. Tembok-tembok kokoh dan menara-menara besar bukan hanya sarana keamanan, tetapi juga melambangkan martabat dan kemegahan kota.
Di foto kiri, terlihat jalan yang turun, sehingga memang benteng pertahanannya tinggi sekitar 20 meter atau lebih. Dan di foto kanan, terlihat bahwa lubang-lubang dinding benteng itu bisa aku jangkau, berarti memang permukaan jalan ini berada di atas. Jalan mini naik dan turun tanpa tangga, yang dahulu memang merupakan “kota yang bertumpuk”. Saat ini bisa dilihat dengan adanya tangga-tangga atau ramp naik turunnya.
Kekuatan dan Ketahanan Benteng
Beberapa di antaranya rata dengan tanah, tetapi yang lain mampu bertahan dari masalah besar seperti peperangan dan tetap ada. Kini mereka dikagumi karena stabilitas, keberlanjutan, dan keunikannya. Termasuk benteng pertahanan kota Baku yang sekarang masih ada.
Kota Baku, ibukota Azerbaijan, kota terbesar di pesisir Danau Caspia, seperti semua kota kuno lainnya, memiliki arsitektur yang unik. Ada kota-kota kuno tanpa benteng, ada menara, dan juga benteng pertahanan di kota-kota tertentu lainnya. Jelas mengapa orang-orang kuno mengaitkan konsep kota dengan benteng, karena di zaman abad pertengahan merupakan jaman yang antar kota atau daerah berusaha untuk saling berperang untuk perluasan kota dan kekuasaan, termasuk kota-kota di Azerbaijan saat itu.
Sejarah dan Keberadaan Kota Baku
Usia kota Baku, seperti usia kota-kota kuno Azerbaijan lainnya, tidak diketahui secara pasti. Para peneliti menganggap kota Baku sebagai salah satu kota yang dicatat Ptolemy dalam daftar kota kuno Albany. Menurut prasasti-prasasti yang diketemukan, kota Baku dikatakan lahir pada masa pemerintahan Shirvanshah Manuchehr III (abad ke-12), tetapi tidak diragukan lagi bahwa kota Baku telah memiliki benteng pertahanan yang lebih kuno bahkan sebelum periode tersebut.
Secara referensi mengatakan tentang umur batu dan material-material untuk membangun benteng pertahanan kota Baku, menjadikan salah satu kemungkinan dimana benteng pertahanan kota Baku memang berusia lebih dari abad ke-12. Benteng kota Baku dengan kota tua Icherisheher ini, dulunya dikelilingi tembok tunggal di sepanjang pantai dan tembok ganda di semua tempat lainnya. Tembok-tembok tersebut, pada gilirannya, ditutup dari luar oleh parit yang dalam dan lebar.
Tetapi faktanya sekarang, Icherisheher saat ini adalah kota dalam abad pertengahan kota Baku, yang tidak dikelilingi oleh parit seperti dugaan saat itu. Atau tidak ada laut yang terlihat sehingga mereka saat itu membangun benteng pertahanan! Benteng pertahanan kota Tua Baku yang di jaman itu, mengelilingi kota tua, tetapi sekarang hanya sebagian saja karena kerusakan-kerusakan oleh waktu dan juga kerusakan-kerusakan jaman perang.
Terlihat posisi Kota Tua Baku yang berada di pesisir Danau Caspia. Catatan, Danau Caspia bukan sebuah laut atau lautan, karena tidak berhubungan dengan laut. Tetapi sebuah danau yang sangat luas, dan di kelilingi oleh beberapa negara yaitu, Azerbaijan, Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan dan Iran, yang memungkinkan serangan musuh di setiap negara.
Danau Caspia (semua orang berkata Laut Caspia) dengan lima negara yang mengelilinginya. Bahkan, Danau Caspia juga tidak berhubungan dengan Laut Hitam (yang juga tidak berhubungan dengan laut manapun).
Perubahan Letak Danau Caspia
Catatan: Aku mendengar tentang Danau Caspia, pada saat aku datang ke Museum Gobustan, 64 km dari kota Baku, tentang teori 40.000 tahun lalu dimana Danau Caspia sempat ada sekitar 100 km dari titik yang ada sekarang. Dan jarak Danau Caspia yang sekarang menjadi surut jauh dari Gobustan pun, menyurutkan jarak antara pesisir danau dengan Kota Tua Baku dengan benteng pertamahannya.
Artinya, mungkin dahulu Danau Caspia benar-benar mencapai jauh di atas dataran saat itu. Artinya lagi bahwa, kemungkinan besar benteng pertahanan kota Baku saat itu, memang berada di pesisir pantai Danau Caspia, karena sudah menyurut perlahan sejak 40.000 tahun lalu.
Deskripsi Ilmuwan Geografi Azerbaijan
Seperti yang ditulis oleh ilmuwan geografi Azerbaijan, Abdurrashid Bakuvi: “Sekarang air laut membasuh tembok Baku. Laut telah membanjiri beberapa menara benteng dan sangat dekat dengan sebuah masjid. Kota ini memiliki dua benteng yang sangat kokoh dan kuat. Laut terlalu dekat dengan benteng terbesar.” Benteng itu sendiri tidak dapat diakses oleh Tatar. Ovliya Chelebi, penjelajah terkenal abad pertengahan, dalam deskripsinya menunjukkan bahwa selama kunjungannya ke Baku pada tahun 1656, benteng bagian dalam terletak di luar kota benteng.
Konstruksi Batu Asli dan Teknologi Bangunan
Konstruksi tembok benteng serta konstruksi jalan dan lorong bawah tanah menunjukkan bahwa, selama pembangunan kota Baku, para ahli zaman dahulu membangun tembok kota serta bangunan-bangunan di dalamnya benar-benar dari batu asli yang ditumpuk tanpa harus menggunakan material untuk menempel. Sepertinya, konsep orang-orang kuno sangat fasih tentang ini, seperti yang ada di jaman dahulu di Indonesia juga tentang Candi Borobudur, Candi Prambanan atau candi-candi lainnya di seluruh dunia dengan material batu yang disusun sedemikian tanpa menggunakan alat bantu untuk menempel.
Perkembangan Kota Baku
Pada awal eksploitasi minyak di era industri tahun 1870-an, kota Baku berkembang pesat. Pada tahun 1859, sebagian besar tinggal di dalam tembok kota tua. Dimana akhirnya, Kota Tua Baku saat itu merupakan kota pekerja-pekerja yang keturunannya tetap menempati rumah-rumah kuno yang ada di dalam tembok benteng pertahanan kota Baku, sampai sekarang.
Penutup
Sebuah perjalanan sejarah nyata tentang tembok benteng pertahanan, yang sampai sekarang menjadi “kekuatan” tentang kebesaran kehidupan bangsa Azerbaijan.











