"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Timur Kapadze Ingin Pengalaman Baru, Suporter Harap Jadi Pelatih Timnas Indonesia



Timur Kapadze telah resmi meninggalkan Timnas Uzbekistan. Ia memutuskan untuk mengakhiri jabatannya sebagai asisten pelatih di bawah arahan Fabio Cannavaro, yang ditunjuk sebagai pelatih setelah Timnas Uzbekistan berhasil lolos ke Piala Dunia 2026.

Setelah meninggalkan Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze menulis pesan perpisahan di media sosialnya. Pelatih berusia 44 tahun itu menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain dan berharap Timnas Uzbekistan meraih kesuksesan di masa depan.

“Waktu saya bersama tim nasional telah berakhir. Tahun-tahun ini penuh dengan emosi, kemenangan, dan pengalaman yang tak terlupakan. Saya ingin berterima kasih kepada para pemain, staf tim, dan Federasi atas kepercayaan dan kerjasama mereka.”

“Terima kasih khusus untuk semua penggemar atas dukungan, energi, dan kepercayaan Anda yang konstan pada tim! Saya bangga telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga tim sukses dan pencapaian baru di masa depan!” tulis caption Timur Kapadze di postingan Instagram pribadinya.

Postingan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang juga pendukung Timnas Indonesia berharap agar Timur Kapadze bisa menjadi pelatih Timnas Indonesia yang kini sedang kosong setelah pemecatan Patrick Kluivert.

“Ayo bergabung bersama kami dan jadilah pelatih Timnas Indonesia,” tulis salah satu komentar pendukung. “Salam perpisahan coach? Mau berangkat ke Indonesia coach?” tanya seorang netizen yang penasaran kemana Timur Kapadze akan melatih.

Saat penunjukan Fabio Cannavaro sebagai pelatih baru Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze diminta untuk tetap berada di skuad. Namun, ia hanya akan membantu adaptasi sang pelatih dalam dua kali pemusatan latihan dan pergi setelahnya.

“Saya bilang ke manajemen, kalau ada pelatih baru, saya akan membantunya beradaptasi selama dua pemusatan latihan, baru setelah itu saya akan melanjutkan pekerjaan saya. Mereka juga mendukung ide ini,” kata Timur Kapadze saat wawancara bersama Kantor Berita Nasional Uzbekistan yang dikutip dari Zamin, Selasa (11/11).

Saat ini, eks pelatih FC Olympic tersebut punya banyak pilihan untuk melihat proposal dari banyak tim yang menginginkan jasanya. Yang pasti, Timur Kapadze ingin merasakan pengalaman baru dan menambah pengetahuan.

“Saat ini, saya punya banyak pilihan. Saya belum memutuskan, tapi di mana pun saya berada, saya akan terus mengembangkan diri. Saya masih berkesempatan untuk tetap bersama tim nasional, tetapi saya punya ide sendiri. Saya berniat untuk mendapatkan pengalaman baru dan menambah pengetahuan saya,” kata Timur Kapadze.

Pelatih yang dulunya bermain sebagai gelandang tersebut juga ditanya wartawan jika ada tim Liga Uzbekistan yang ingin merekrutnya. Timur Kapadze ingin calon timnya mempunyai tujuan dan rencana yang jelas.

“Bagi saya, tujuan klub itu penting. Kalau rencananya jelas, pekerjaannya juga akan menarik. Semuanya tergantung niat dan tujuan,” pungkas Timur Kapadze.

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *