Keputusan Timur Kapadze untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai asisten pelatih Timnas Uzbekistan menjadi perhatian utama sejumlah media di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Keputusan ini diambil karena Kapadze merasa tidak nyaman bekerja di bawah pelatih baru Timnas Uzbekistan, Fabio Cannavaro.
Setelah mundur dari posisinya, Kapadze menyatakan ketertarikannya untuk melatih Timnas Indonesia. Ia menunjukkan kesiapan menerima tawaran jika PSSI memberikan kesempatan kerja sama. Saat ini, sosok Kapadze tengah menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar sepak bola Tanah Air setelah ia dikait-kaitkan dengan posisi pelatih Timnas Indonesia.
Saat ini, posisi pelatih Timnas Indonesia masih kosong setelah Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya memutuskan untuk berpisah. Keputusan tersebut diambil setelah Skuad Garuda gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kegagalan tersebut terjadi setelah Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak di putaran keempat kualifikasi.
Menurut laporan salah satu media Vietnam, Bao Moi pada Selasa (11/11/2025), Kapadze telah menyatakan kesediaannya untuk memimpin Timnas Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapadze kepada kantor berita Uzbekistan National News Agency (UZA).
Beberapa poin penting tentang Kapadze:
-
Latar belakang karier
Kapadze memiliki rekam jejak yang solid dalam dunia kepelatihan. Ia pernah menukangi Timnas U-23 Uzbekistan pada 2021 dan Timnas Senior Uzbekistan pada 2025. Dalam masa kepemimpinannya, Uzbekistan berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Uni Emirat Arab pada Kamis (5/7/2025). -
Perubahan posisi
Meski sukses, Kapadze turun kasta menjadi asisten pelatih timnas senior setelah Federasi Sepak Bola Uzbekistan mendatangkan Fabio Cannavaro sebagai juru taktik yang baru. -
Kesediaan untuk melatih Indonesia
Kapadze menyatakan siap memimpin Timnas Indonesia jika ada tawaran yang sesuai. “Saya siap memimpin tim Indonesia. Saat ini saya bebas dan menunggu tawaran yang sesuai,” ujarnya.
Bao Moi juga menyoroti bahwa gaya main yang diterapkan oleh Kapadze cocok dengan kebutuhan Timnas Indonesia. Media tersebut menulis bahwa Kapadze menerapkan gaya bermain modern, menekankan disiplin taktis, dan fokus pada pengembangan pemain muda. Jika diterima, pilihan ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi Timnas Indonesia di turnamen-turnamen mendatang.
Selain itu, media lainnya asal Vietnam, Bao Nghe An, pada Selasa (11/11/2025), menyebutkan bahwa Kapadze terbuka dengan kemungkinan melatih Timnas Indonesia. Namun, ia juga dalam posisi yang bebas dan menunggu tawaran yang sesuai, termasuk jika ada kesempatan di bidang lain.
“Saya ingin memperluas pengalaman dan belajar lebih banyak di lingkungan sepak bola lain,” ujar Kapadze, dikutip dari Bao Nghe An.
Media lainnya asal Vietnam, The Thao 247, juga menyebutkan bahwa Kapadze mencari tantangan baru setelah tidak menukangi Timnas Uzbekistan. Ia mengaku ingin mencari tantangan baru.
“Saya bisa saja tetap di tim nasional,” kata Kapadze.











