"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"
Budaya  

Doa Sholat Taubat Nasuha: Niat, Tata Cara, dan Waktu Larangan

Sholat Taubat Nasuha: Ibadah untuk Memohon Ampunan dan Penyesalan

Sholat Taubat Nasuha adalah salah satu bentuk ibadah yang memiliki makna mendalam dalam agama Islam. Dengan melakukan sholat ini, umat Muslim menunjukkan rasa penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Sholat dua rakaat ini tidak hanya menjadi sarana untuk bertaubat, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan terhadap kesalahan dan janji untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut.

Sholat Taubat Nasuha bisa dikerjakan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu tertentu yang diharamkan untuk melaksanakan sholat. Waktu-waktu yang dilarang untuk beribadah antara lain:

  • Waktu setelah sholat Subuh sampai terbit matahari.
  • Waktu terbit matahari sampai naik sekitar satu anak panah.
  • Waktu matahari tepat di atas kepala sampai waktu sholat Dzuhur.
  • Waktu matahari berwarna kekuningan hingga terbenamnya matahari.
  • Waktu setelah sholat Ashar sampai terbenamnya matahari.

Doa Setelah Sholat Taubat Nasuha

Setelah melaksanakan sholat Taubat, membaca doa sangat penting karena menjadi bentuk pengakuan atas kesalahan dan permohonan ampunan. Berikut beberapa contoh doa yang dapat dibaca:

  1. Lafal taubat Nabi Adam AS dan Siti Hawa

    Rabbanā zhalamnā anfusanā. Wa illam taghfir lanā wa tarhamnā, lanakūnanna minal khāsirīna.

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi.”

  2. Lafal pertobatan Nabi Yunus AS

    Lā ilāha illā anta. Subhānaka innī kuntu minaz zhālimīna.

    Artinya: “Tiada tuhan selain Allah. Aku adalah orang yang dzalim.”

  3. Doa dari buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah)

    Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata ‘abdin zhaalimin…

    Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezhaliman…”

  4. Doa taubat yang diajarkan Rasulullah SAW

    Allāhummaghfir lī khathī’atī wa jahlī, wa isrāfī fī amrī…

    Artinya: “Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatanbatasku dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku.”

  5. Membaca Istigfar Sebanyak-banyaknya

    Astaghfirullah, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.

    Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah, Zat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertobat kepada-Nya.”

Niat dan Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Niat untuk melaksanakan sholat Taubat Nasuha adalah:

Ushallii sunnatat-taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya melakukan salat sunnah taubat dua rakaat untuk Allah Yang Maha Tinggi.”

Tata cara pelaksanaannya tidak berbeda dengan sholat biasa. Berikut langkah-langkahnya:

  • Niat
  • Takbiratul Ihram
  • Membaca Surat Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek seperti Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Kafirun, atau surat pendek lainnya.
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud sambil membaca doa “Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’ni Warzuqni”
  • Sujud kedua dengan mengucapkan “Subhana Rabbiyal A’la” tiga kali.
  • Tahiyat Awal
  • Tahiyat Akhir
  • Salam
  • Berdoa mohon ampunan

Dengan melaksanakan sholat Taubat Nasuha, umat Muslim dapat memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan menjaga hati agar tetap bersih dari dosa.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *