Perubung Jangka Panjang Evan Bros Racing dengan Yamaha Berakhir
Tim Evan Bros Racing, yang selama ini dikenal sebagai salah satu tim balap ternama di Eropa, dikabarkan akan mengakhiri kemitraan jangka panjangnya dengan pabrikan motor asal Jepang, Yamaha. Langkah ini menandai perpindahan besar bagi tim tersebut, yang kabarnya akan beralih ke pabrikan China, ZXMoto, untuk berkompetisi di ajang World Supersport (WSSP) pada musim 2026.
Perubahan ini mencerminkan strategi baru dari tim yang telah menjalin hubungan kerja sama dengan Yamaha selama delapan tahun terakhir. Dalam pernyataannya, Evan Bros dan Yamaha sepakat untuk mengakhiri kontrak lebih awal sebelum masa berlakunya habis pada 2026. Selama periode kemitraan tersebut, kedua belah pihak berhasil meraih berbagai prestasi, termasuk gelar tim dan pembalap di ajang WorldSSP.
Motor Baru yang Akan Digunakan
Menurut laporan yang beredar, Evan Bros Racing akan menggunakan motor ZXMoto 820RR mulai musim WSSP 2026. Model ini pertama kali diungkap oleh media Italia GPOne. ZXMoto sendiri merupakan bagian dari perusahaan ZXJC yang didirikan oleh Zhang Xue, seorang tokoh penting di dunia balap motor.
Motor 820RR memiliki mesin tiga silinder 819 cc dengan sistem pendingin cair (liquid-cooled) dan konfigurasi DOHC. Tenaga maksimumnya disebut mencapai 150 hp untuk varian tertinggi, dengan batas putaran hingga 15.250 rpm. Rangka motor ini menggunakan desain twin-spar aluminium yang membuat bobotnya relatif ringan.
Sistem elektronik pada 820RR juga cukup canggih, termasuk IMU (Inertial Measurement Unit) enam sumbu, cornering ABS, dan kontrol traksi menikung dari Bosch. Kecepatan puncak motor ini dibatasi secara elektronik pada 299 km/jam, menunjukkan bahwa power unit ini dirancang untuk bersaing di level tinggi.
Varian Motor ZXMoto 820RR
ZXMoto menyediakan model 820RR dalam beberapa varian, mulai dari versi standar hingga tipe RS yang lebih premium. Versi RS dilengkapi dengan komponen-komponen kelas atas seperti suspensi Öhlins, kaliper rem Brembo GP4, dan knalpot Akrapovič titanium. Untuk mengurangi bobot, varian tertinggi bahkan memakai tangki aluminium dan subframe magnesium sehingga bobot “basah” diklaim hanya sekitar 175 kg.
Konteks dan Signifikansi
Perubahan ini sangat signifikan karena menjadi kolaborasi pertama antara tim papan atas Eropa seperti Evan Bros dengan pabrikan China di kelas World Supersport. Menurut laporan GPone, langkah ini bisa dianggap sebagai langkah berani dari ZXMoto untuk memperluas pengaruhnya di ajang balap dunia setelah kiprah pendirinya, Zhang Xue, melalui merek Kove di WSSP300.
Rider & Susunan Tim
Bersamaan dengan isu pergantian pabrikan, terdapat kabar bahwa Valentin Debise dan Federico Caricasulo akan menjadi pembalap untuk proyek ZXMoto Evan Bros pada musim 2026. Sementara itu, pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra, yang selama ini berada di Evan Bros, belum dipastikan tetap bersama tim; ia dikabarkan pindah ke tim AS Racing untuk musim berikutnya.
Tantangan & Peluang
Pindah ke ZXMoto membawa risiko sekaligus potensi besar untuk Evan Bros. Risiko utama datang dari validasi teknis: motor baru harus terbukti handal di lintasan WSSP, terutama dalam menghadapi saingan dari pabrikan global mapan. Di sisi lain, kolaborasi ini memberi ZXMoto akses langsung ke kejuaraan utama dan potensi untuk memperkuat reputasi internasional.
Bagi ZXMoto, kehadiran di WSSP lewat tim sekelas Evan Bros bisa mempercepat pengakuan merek di pasar global, sekaligus menunjukkan bahwa produsennya mampu menciptakan motor supersport yang kompetitif.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











