PSMS Medan Terus Tersandung di Klasemen Grup 1
PSMS Medan semakin terpuruk di papan bawah klasemen sementara Grup 1 Pegadaian Championship 2025/2026. Posisi Ayam Kinantan tergusur setelah ditahan PSPS dengan skor 1-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Rabu (19/11/2025) malam. Hasil imbang ini membuat PSMS kembali melorot ke posisi ketujuh klasemen dengan 14 poin dari 11 pertandingan.
Pertandingan tanpa penonton tersebut berlangsung cukup menarik. PSMS sebenarnya mendominasi pada awal babak pertama. Namun mereka kesulitan mencetak gol. Setidaknya ada dua peluang PSMS di babak pertama. Peluang pertama melalui Filipe Cadenazzi di menit ke-15. Dia gagal memanfaatkan umpan dari Arif Setiawan di depan gawang. Kemudian tendangan Ariyanto Maring masih melenceng jauh.
PSPS juga beberapa kali mengancam gawang PSMS melalui serangan balik. Namun hingga babak pertama usai, tidak ada gol tercipta. Babak kedua diwarnai hujan deras yang membuat permainan PSMS sulit berkembang. Situasi ini dimanfaatkan pemain PSPS untuk menekan tuan rumah.
Gawang PSMS kebobolan di menit ke-54. Melalui sebuah serangan balik, Reyhan Firdaus melepaskan tendangan yang tidak bisa dihentikan kiper PSMS Reky Rahayu. Tertinggal, PSMS kemudian kembali menekan PSPS. Hanya berselang tujuh menit, PSMS menyamakan kedudukan melalui tendangan Victor Barata, setelah memanfaatkan umpan dari Cadenazzi.
Setelah gol tersebut, permainan PSMS kembali menurun. Hal ini membuat Reky Rahayu harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. Bahkan ketika pemain PSPS mendapatkan kartu merah di menit ke-88, permainan Ayam Kinantan tidak berubah. Meski unggul dalam jumlah pemain, gawang PSMS sering mendapatkan tekanan. Hingga pertandingan usai, skor 1-1 tidak berubah.
Evaluasi dan Penjelasan Pelatih
Usai pertandingan, Pelatih PSMS Kas Hartadi kembali minta maaf kepada suporter dan masyarakat Kota Medan. Dia berjanji akan kembali melakukan evaluasi.
“Hasil imbang ini tetap kita lakukan evaluasi. Hati-hati dengan counter attack lawan. Saya juga mohon maaf pada suporter dan warga Medan belum bisa berikan terbaik,” tutur Kas Hartadi.
Ini merupakan keempat kalinya Kas Hartadi gagal membawa PSMS meraih kemenangan di kandang sendiri. Sebelumnya PSMS kalah dari Persekat Tegal dan Garudayaksa FC, serta bermain imbang dengan Persikad Depok ketika bermain di kandang.
Pelatih kelahiran Solo ini kembali menjelaskan bahwa anak asuhannya bermain kurang tenang, karena banyak peluang gagal menjadi gol. “Babak pertama kita memang kuasai permainan. Tapi di babak kedua, anak-anak tampil kurang tenang apalagi banyak peluang mencetak gol. Namun begitu kita berusaha untuk samakan skor,” klaim Kas.
Kas juga mengungkapkan banyaknya pemain absen karena cedera, karena kena regulasi dan akumulasi kartu menjadi salah satu penyebab anak asuhnya tampil kurang maksimal.
Klasemen Sementara Grup 1
Berikut adalah klasemen sementara Grup 1:
- Garudayaksa – 11 pertandingan, 7 menang, 3 imbang, 1 kalah, 26-7, 24 poin
- Adhyaksa – 11 pertandingan, 5 menang, 5 imbang, 1 kalah, 22-15, 20 poin
- Sumsel United – 11 pertandingan, 5 menang, 2 imbang, 4 kalah, 14-13, 17 poin
- Bekasi City – 11 pertandingan, 4 menang, 4 imbang, 3 kalah, 12-8, 16 poin
- Persiraja – 11 pertandingan, 4 menang, 3 imbang, 4 kalah, 15-14, 15 poin
- Persikad – 11 pertandingan, 4 menang, 3 imbang, 4 kalah, 17-17, 15 poin
- PSMS – 11 pertandingan, 3 menang, 5 imbang, 3 kalah, 13-12, 14 poin
- PSPS – 11 pertandingan, 3 menang, 5 imbang, 3 kalah, 15-21, 14 poin
- Persekat – 11 pertandingan, 2 menang, 4 imbang, 5 kalah, 7-16, 10 poin
- Sriwijaya FC – 11 pertandingan, 0 menang, 2 imbang, 9 kalah, 10-28, 2 poin
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











