"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Gempa Guguran Lewotobi 1 Kali, 39 Tremor Non-Harmonik dalam 24 Jam Terakhir

Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki Saat Ini

Gunung Api Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, memiliki posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan ketinggian 1584 mdpl. Status saat ini dari gunung tersebut adalah Level III (Siaga). Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik sedang dalam kondisi stabil, namun tetap perlu diwaspadai.

Kondisi Aktivitas Vulkanik

Dalam 24 jam terakhir, berdasarkan laporan dari Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, aktivitas visual menunjukkan bahwa gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas rendah hingga sedang. Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-300 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara, timur laut, barat daya, dan barat.

Secara klimatologi, cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara, timur laut, barat daya, dan barat. Suhu udara sekitar 21-31°C.

Pengamatan Kegempaan

Berdasarkan pengamatan kegempaan, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami:

  • 1 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2.9 mm dan lama gempa 68 detik.
  • 39 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-7.4 mm, dan lama gempa 50-209 detik.
  • 2 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 2.2-7.4 mm, dan lama gempa 20-23 detik.
  • 4 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 4.4-5.9 mm, S-P 1.3-2.1 detik dan lama gempa 12-16 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 14.8 mm, S-P 9.4 detik dan lama gempa 38 detik.
  • 8 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2.9-29.6 mm, S-P 11-22 detik dan lama gempa 47-126 detik.

Penurunan Status Gunung Api

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari level IV awas ke level III siaga pada Senin (8/12/2025). Keputusan ini berdasarkan hasil analisis visual dan instrumental aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki selama periode pengamatan 1 Desember hingga 7 Desember 2025.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Data visual mencatat berkurangnya intensitas aktivitas permukaan. Gempa guguran yang masih fluktuatif lebih menunjukkan proses penyesuaian material pada lereng yang menuju kestabilan.

Perkembangan Aktivitas Vulkanik

Gempa embusan mengalami sedikit peningkatan, namun kondisi ini menunjukkan adanya pelepasan tekanan gas dari lapisan dangkal, bukan tanda eskalasi menuju erupsi. Gempa tremor non-harmonik mengalami penurunan yang cukup signifikan, menunjukkan suplai magma yang sebelumnya aktif kini lebih banyak mengisi rekahan di kedalaman dangkal dengan laju yang melambat.

Gempa tremor harmonik dan gempa low frequency memang meningkat, tetapi aktivitas ini menggambarkan pergerakan fluida pada kedalaman, bukan migrasi magma yang kuat ke arah permukaan. Tidak terekamnya gempa vulkanik dangkal juga memperkuat gambaran bahwa tidak ada tekanan signifikan pada zona dangkal yang biasanya memicu erupsi.

Rekomendasi dan Peringatan

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Level III dengan rekomendasi sebagai berikut:

  • Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
  • Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
  • Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
  • Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
  • Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki.

Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *