Berita Terpopuler: Aksi Agak Laen di CFD, Denny Sumargo dan Kasus Wardatina Mawa

Pada hari Minggu (14/12), aksi Agak Laen yang memakai kostum hantu di Car Free Day (CFD) Bundaran HI menjadi salah satu berita terpopuler. Selain itu, Denny Sumargo mengungkapkan kesiapannya untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan perselingkuhan suami Wardatina Mawa, Insanul Fahmi.
Berikut ini adalah rangkuman berita yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin:
Pakai Kostum Hantu di CFD, Agak Laen Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera

Agak Laen tampil di CFD Bundaran HI pada Minggu (14/12). Grup yang terdiri dari Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga ini mengenakan kostum hantu yang mirip dengan karakter mereka di film Agak Laen.
Selain para pemain, tampak pula jajaran produser dan sutradara seperti Dipa Andika, Ernest Prakasa, dan Muhadkly Acho yang mengenakan kostum vampire. Dalam kesempatan tersebut, mereka membawa kode QR dan mengajak peserta CFD untuk berdonasi bagi korban bencana di Sumatera.
“Kami ingin mendorong masyarakat untuk berdonasi,” ujar Bene sembari mengangkat poster berisi kode QR. Oki Rengga juga menyambut masyarakat yang berkumpul dan meminta agar mereka ikut berdonasi.
“Terima kasih semua yang sudah datang. Ini ada Qris, kalian bisa buka mobile banking dan berdonasi di sini,” ujar Oki.
Kata Denny Sumargo soal Bukti CCTV yang Diperlihatkan Wardatina Mawa

Wardatina Mawa memegang bukti video CCTV yang diduga menjadi bukti terkuaknya dugaan perselingkuhan suaminya, Insanul Fahmi, dengan Inara Rusli. Denny Sumargo mengakui bahwa ia telah melihat potongan video tersebut saat Mawa hadir di podcastnya.
Namun, Densu hanya melihat durasi sekitar 15 detik. Ia menjelaskan bahwa rekaman tersebut menampilkan dua orang di dalam ruangan, namun wajah mereka tidak terlihat jelas karena jarak kamera CCTV yang jauh.
“Posisinya itu, wajahnya aku enggak terlalu kelihatan karena CCTV kan jauh. Dan… ya belum vulgar,” jelas Denny.
Denny Sumargo Siap Jadi Saksi dalam Kasus Dugaan Perzinaan Suami Wardatina Mawa

Denny Sumargo mengaku siap jika dipanggil pihak kepolisian untuk menjadi saksi dalam kasus yang melibatkan Wardatina Mawa dan Inara Rusli. Hal ini lantaran Densu menjadi tuan rumah podcast yang menjadi wadah klarifikasi bagi Mawa usai kasus dugaan perzinaan suaminya menyebar ke publik.
Meski merasa lelah, Denny menyadari bahwa ini adalah konsekuensi dari pekerjaannya. Ia berjanji kooperatif ketika keterangannya dibutuhkan penyidik.
“Risiko yang harus saya jalani. Yang penting saya kooperatif, saya jujur, saya apa adanya. Kalau memang saya harus menjadi saksi, itu kan panggilan dari kepolisian, kita harus kooperatif,” tegas Denny.
Ia menekankan bahwa dirinya netral dan hanya berusaha menjadi penengah bagi Mawa maupun Inara.
Kerap Komunikasi dengan Irish Bella soal Anak Ammar Zoni, Aditya: Baik-baik Saja

Adik Ammar Zoni, Aditya Zoni, mengungkapkan bahwa komunikasinya dengan mantan istri Ammar, Irish Bella, masih terjalin baik. Aditya bahkan sering berkomunikasi dengan Irish terkait kedua anak Ammar Zoni.
“Ada sih (koordinasi), kita baik-baik aja kok,” kata Aditya Zoni di PN Jakarta Pusat. Ammar Zoni kini tengah berada di Lapas Nusakambangan usai terjerat kasus narkotika. Namun, Aditya dan Irish sepakat untuk menyampaikan kepada anak-anaknya bahwa Ammar tengah bekerja di luar negeri.
Maudy Ayunda Pelajari 10 Tarian Roh Binatang untuk Film Para Perasuk

Maudy Ayunda mempelajari 10 jenis tarian roh binatang saat bermain dalam film Para Perasuk. Untuk menguasainya, ia berlatih intensif di bawah bimbingan koreografer Eko Supriyanto.
“Walaupun ada koreografi, tapi sebenarnya ada juga ruang untuk spontanitas dan ruang untuk eksplorasi sendiri,” kata Maudy di Thamrin, Jakarta Pusat.
Film Para Perasuk digarap oleh sutradara Wregas Bhanuteja. Wregas mengatakan Maudy juga harus berakting tanpa alas kaki di berbagai medan yang sulit. “Maudy ini sepanjang film syaratnya harus nyeker. Padahal medannya batu, kadang ketusuk,” ucap Wregas.
Film Para Perasuk juga dibintangi oleh Anggun C. Sasmi. Tak hanya berakting, Anggun juga menciptakan 20 mantra yang digunakan dalam film. Pengalaman sebagai penyanyi panggung membantunya memahami bahasa tubuh dengan sangat baik. Wregas pun melayangkan pujian kepada Anggun. “Anggun sangat tahu angle kamera, sangat tahu kapan dia harus menggerakkan tubuhnya. Dan terima kasih untuk membuat 20 mantra buat film kita,” ungkap Wregas.











