Pesulap Merah Akui Poligami Sejak 2022, Isu Kembali Ramai Setelah Kematian Istri Pertama
Pesulap Merah, yang dikenal sebagai Marcel Radhival, akhir-akhir ini kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap bahwa dirinya memang telah menjalani poligami sejak tahun 2022. Pengakuan ini muncul setelah kepergian istri pertamanya, Tika Mega Lestari, yang meninggal dunia pada 27 Januari 2026. Dalam pernyataannya, Pesulap Merah menyebut alasan poligami bersifat pribadi dan sensitif, karena berkaitan dengan masalah rumah tangga yang tidak ingin diungkap ke publik.
Menurutnya, keputusan untuk berpoligami adalah hal yang sangat personal dan terkait dengan aib masing-masing pihak. Ia menegaskan bahwa ia tidak bisa membuka detail lebih lanjut mengenai alasan tersebut karena ingin melindungi privasi keluarganya.
“Adalah alasannya, alasannya itu ada dari aib istri pertama, ada aib istri kedua. Ada aib masing-masing yang nggak bisa saya ceritakan,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Isu poligami ini sebenarnya bukan hal baru. Pesulap Merah menyebut bahwa dirinya sudah pernah terbuka mengenai hal tersebut sebelumnya. Bahkan, ia pernah melakukan siaran langsung bersama kedua istrinya untuk menjawab berbagai pertanyaan warganet. Ia juga membenarkan bahwa Ratu Rizky Nabila, istri keduanya, saat ini sedang hamil.
“Tadinya (punya dua istri) dari tahun 2022. Cuma kemarin istri pertama saya meninggal makanya ini masih dalam kondisi berduka,” katanya dalam siaran langsung yang kemudian dibagikan ulang oleh akun TikTok michaelfor62.
Ia juga menegaskan bahwa status poligaminya sebenarnya sudah pernah dijelaskan sebelumnya kepada publik. Menurutnya, isu poligami kembali ramai dibicarakan setelah kematian istri pertama, meskipun hal tersebut sudah pernah dijelaskan sebelumnya.
“Pas istri pertama saya meninggal, mulai muncul kan, daripada simpang siur ya sudah diiyain saja, memang iya betul,” katanya.
“Kita pernah live bertiga guys, saya, istri pertama, istri kedua, ngobrol bareng, jawab-jawabin pertanyaan netizen,” imbuhnya.
Sosok Mendiang Istri Pertama
Tika Mega Lestari, istri Pesulap Merah, menjadi sorotan setelah dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (27/1/2026). Ia meninggal setelah berjuang melawan penyakit langka, yaitu anemia aplastik dan kanker mulut. Anemia aplastik adalah kondisi medis langka di mana sumsum tulang gagal memproduksi sel darah baru secara cukup.
Pengumuman kematian Tika disampaikan oleh Pesulap Merah melalui akun Instagram pribadinya. Ia menulis, “Istri saya Tika Mega Lestari meninggal dunia tanggal 27 Januari 2026 jam 04:46 di rumah sakit Hasan Sadikin Bandung.”
Dalam unggahan tersebut, Pesulap Merah menyebut bahwa Tika adalah sosok istri yang baik, setia, dan pengertian. Ia juga menyampaikan permintaan doa atas kepergian wanita yang dinikahi di Bandung pada Februari 2021 lalu.
“Saya bersaksi istri saya Tika Mega Lestari @t__eun22 adalah wanita baik, setia, pengertian dan istri yang baik. Di belakang Pesulap Merah selama ini, ada beliau yang mendukung di balik layar. Mohon do’a terbaiknya untuk istri saya,” tulis Pesulap Merah.
Kecemburuan Tika Mega Lestari
Pada 2022 lalu, tepatnya saat nama Pesulap Merah mulai naik daun, Tika Mega Lestari sempat merasa cemburu melihat kelakuan fans suaminya. Kekecewaan Tika disampaikan langsung oleh Pesulap Merah dalam sebuah tayangan YouTube Investigasi.
“Istri justru lebih khawatir yang kayak gitu daripada perdukunan,” kata Pesulap Merah. Ia menyebut bahwa salah satu komentar warganet di media sosial TikTok membuat istrinya khawatir.
“Justru istri saya lebih khawatir dengan wanita-wanita TikTok yang komentar ‘jangankan jadi yang kedua, yang ke-14 pun siap’ gitu,” jelas Pesulap Merah.
Bahkan Tika terpancing emosi karena adanya penggemar yang memeluk Pesulap Merah saat difoto. “Istri udah mulai resah tuh, kemarin udah sempet kepancing emosi karena ada salah satu fans yang foto berdekatan meluk-meluk gitu, terus bikin postingan yang caption-nya manja-manja gitu,” ujar Pesulap Merah.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











