"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"
Budaya  

Kumpulan Doa Puasa Ramadan 1447 H Selama 30 Hari Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Ramadhan 1447 H: Momen Keberkahan dan Kesempatan untuk Menyempurnakan Ibadah

Sekitar beberapa hari lagi, seluruh umat Islam di dunia akan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Bulan ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu dan istimewa bagi umat Muslim. Dalam bulan Ramadhan 2026, keberkahan, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT akan tercurah kepada hamba-Nya.

Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh keutamaan, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, mulai dari menjalankan puasa, shalat wajib dan sunnah, serta membaca Al-Qur’an. Selain itu, memperbanyak doa dan zikir serta memperkuat kepedulian sosial melalui sedekah dan berbagi kepada sesama manusia juga sangat dianjurkan.

Bagi yang menjalani puasa, harus menahan lapar dan dahaga. Bulan Ramadhan 1447 H menjadi sarana penyucian diri dan pembentukan akhlak mulia. Umat Islam juga diajak untuk menahan hawa nafsu, menjaga lisan dan perilaku, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.

Berpuasa di bulan Ramadhan adalah kewajiban dari semua umat Islam dan telah ditegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ayat ini mengatakan bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa, yaitu insan yang senantiasa menghadirkan kesadaran akan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupannya.

Ramadhan 1447 H juga disampaikan Rasulullah SAW dalam berbagai hadis. Salah satunya menyebutkan bahwa pada bulan Ramadhan, nafas orang yang berpuasa bernilai tasbih, tidurnya bernilai ibadah, amal-amalnya diterima dan doa-doanya dikabulkan. Hal tersebut menunjukkan bahwa setiap aktivitas seorang Muslim pada bulan Ramadhan bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang ikhlas.

Jelang bulan Ramadan 1447 H, maka umat Islam diharapkan bisa mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual untuk menjalani ibadah Puasa. Persiapan yang matang tentu saja sangat penting agar bulan suci Ramadan 2026 dapat dijalani dengan penuh kesungguhan. Selain itu, ibadah Puasa juga menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan bertakwa.

Keutamaan Membaca Doa di Bulan Ramadan 1447 H

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dan wajib dilakukan selama Ramadhan adalah memperbanyak doa. Pada bulan Ramadhan dikenal sebagai waktu mustajabnya doa, yang mana pintu langit dibuka dan rahmat Allah SWT dilimpahkan seluas-luasnya. Doa-doa harian Ramadan biasanya dibaca setelah shalat fardhu atau pada waktu-waktu utama seperti sahur. Kemudian menjelang berbuka puasa dan sepertiga malam terakhir. Maka setiap doa memiliki makna mendalam yang mencerminkan harapan seorang hamba untuk mendapatkan ampunan, keberkahan, dan kedekatan dengan Allah SWT.

Kumpulan Doa Harian Puasa Ramadan Selama 30 Hari

Berikut kumpulan doa harian puasa Ramadhan hari ke-1 hingga hari ke-30, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya, yang dapat diamalkan selama bulan suci Ramadhan:

Doa Puasa Ramadan Hari ke-1

Arab:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِيْنَ، وَقِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِيْنَ، وَنَبِّهْنِي فِيْهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِيْنَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيْهِ يَا اِلَهَ الْعَالَمِيْنَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِياً عَنْ الْمُجْرِمِيْنَ

Latin:

Allâhummaj’al shiyâmî fîhi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fîhi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fîhi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmî fîhi yâ Ilâhal ‘âlamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimîn.

Artinya:

“Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang sungguh-sungguh berpuasa, shalat malamku seperti shalat orang-orang yang benar-benar beribadah. Bangunkan aku dari kelalaian, ampunilah dosaku, dan maafkan aku wahai Tuhan semesta alam.”

Doa Puasa Ramadan Hari ke-2

Arab:

اَللَّهُمَ قَرّ ِ بْنِيْ فِيْهِ اِلَى مَرْضَاتِكَ وَجَنَّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ سَخَطِكَ وَنَقِمَاتِكَ وَوَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِقِرآئَةِ اَيَاتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin:

Allâhumma qarribnî fîhi ilâ mardhâtika wa jannibnî fîhi min sakhatika wa naqimâtika wa waffiqnî fîhi liqirâ-ati âyâtika birahmatika yâ arhamar râhimîn.

Artinya:

“Ya Allah, dekatkanlah aku kepada keridhaan-Mu dan jauhkan aku dari murka serta azab-Mu. Berilah aku kemampuan membaca ayat-ayat-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Maha Pengasih.”

Doa Puasa Ramadan Hari ke-3

Arab:

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ الذِّهْنِ وَالتَّنْبِيْهِ وَبَاعِدْنِيْ فِيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَتَمْوِيْهِ وَاجْعَلْ لِي نَصِيْبًا مِنْ كُلِ خَيْرٍ تُنْزِلُ فِيْهِ بِجُوْدِكَ يَا اَجْوَدَ ْالآجْوَدِيْنَ

Latin:

Allâhummarzuqnî fîhidz dzihna wattanbîh wa bâ’idnî fîhi minas safâhati wattamwîh waj’al lî nashîban min kulli khairin tunzilu fîhi bijûdika yâ ajwadal ajwadîn.

Artinya:

“Ya Allah, anugerahkan aku kecerdasan dan kewaspadaan, jauhkan aku dari kebodohan dan kesesatan, serta berilah aku bagian dari segala kebaikan dengan kemurahan-Mu.”

Doa Puasa Ramadan Hari ke-4

Arab:

اَللَّهُمَّ قَوِّنِيْ فِيْهِ عَلَى إِقَامَةِ أَمْرِكَ وَ أَذِقْنِيْ فِيْهِ حَلاَوَةَ ذِكْرِكَ وَ أَوْزِعْنِيْ فِيْهِ لأدَاءِ شُكْرِكَ بِكَرَمِكَ وَ احْفَظْنِيْ فِيْهِ بِحِفْظِكَ وَ سِتْرِكَ يَا أَبْصَرَ النَّاظِرِيْنَ

Latin:

ALLAHUMMA QAWWINII FIIHI ‘ALAA IQOOMATI AMRIKA WA ADZIQNII FIIHI HALAAWATA DZIKRIKA WA AUDZI’NII FIIHI LI ADAAI SYUKRIKA BIKARAMIKA WAHFAZHNII FIIHI BIHIFZHIKA WA SITRIKA YAA ABSHARAN-NAAZHIRIIN

Artinya:

“Ya Allah! Mohon berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU. Mohon berilah aku kekuatan untuk bersyukur kepada-MU, dengan kemuliaan- MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat”

Doa Puasa Ramadan Hari ke-5

Arab:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ الْقَانِتِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin:

Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn waj’alnî fîhi min ‘ibâdikas shâlihîn al qânitîn waj’alnî fîhi min awliyâ-ikalmuqarrabîn bira’fatika yâ arhamarrâhimîn

Artinya:

“Ya Allah! Mohon jadikanlah di bulan ini aku termasuk diantara orang-orang yang memohon ampunan (beristighfar), dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang saleh dan setia serta mohon jadikanlah aku diantara Auliya’- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih”

Doa Puasa Ramadan Hari ke-6

Arab:

اَللَّهُمَّ لاَ تَخْذُلْنِيْ فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ وَ لاَ تَضْرِبْنِيْ بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ وَ زَحْزِحْنِيْ فِيْهِ مِنْ مُوْجِبَاتِ سَخَطِكَ بِمَنِّكَ وَ أَيَادِيْكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِيْنَ

Latin:

Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita’arrudhi ma’shiyatika wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimatika wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhatika bimannika wa ayâdîka yâ muntahâ raghbatirrâghibîn

Artinya:

“Ya Allah! Janganlah Engkau hinakan aku di bulan ini karena perbuatan maksiatku terhadap-MU, dan janganlah Engkau cambuk aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan kelembutan dan ketinggian rahmat-Mu, Wahai pegangan terakhir orang-orang yang berkeinginan”

Doa Puasa Ramadan Hari ke-7

Arab:

اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ فِيْهِ عَلَى صِيَامِهِ وَ قِيَامِهِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَ آثَامِهِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ بِتَوْفِيْقِكَ يَا هَادِيَ الْمُضِلِّيْنَ

Latin:

Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi wa jannibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmihi warzuqnî fîhi dzikrika bidawâmihi bitaufîqika Yâ hâdiyal mudhillîn

Artinya:

“Ya Allah, bantulah aku untuk berpuasa dan shalat malam serta jauhkan aku dari kesia-siaan dan perbuatan dosa. Anugrahi aku di dalamnya dengan dawamnya ingat pada-Mu dengan taufik-Mu wahai yang menunjuki orang tersesat”

Doa Hari ke-8 Puasa Ramadan

Arab:

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ رَحْمَةَ الأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلاَمِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الآمِلِيْنَ

Latin:

Allâhummarzuqnî fîhi rahmatal aytâm wa it’âmitha’âm wa ifsyâis salâm wa suhbatil kirâm bithawlika yâ malja-al âmilîn

Artinya:

“Ya Allah, anugrahilah kepada kami rasa sayang terhadap anak-anak yatim dan suka memberi makan (orang miskin) serta menyebarkan kedamaian dan bergaul dengan orang-orang mulia dengan kemurahanmu wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap”

Doa Puasa Hari ke-9 Ramadan

Arab:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ نَصِيْبًا مِنْ رَحْمَتِكَ الْوَاسِعَةِ وَ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِبَرَاهِيْنِكَ السَّاطِعَةِ وَ خُذْ بِنَاصِيَتِيْ إِلَى مَرْضَاتِكَ الْجَامِعَةِ بِمَحَبَّتِكَ يَا أَمَلَ الْمُشْتَاقِيْنَ

Latin:

Allâhummaj’allî fîhi nashîban min rahmatikal wâsi’ah wahdinî fîhi libarâhînikas sâthi’ah wa khudz binâshiyatî ilâ mardhâtikal jâmi’ah bimahabbatika yâ amalal musytâqîn

Artinya:

“Ya Allah! Anugerahilah untukku sebagian dari rahmat-MU yang luas, dan berikanlah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada keridhaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang merindu”

Doa Puasa Hari ke-10 Ramadan

Arab:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُتَوَكِّلِيْنَ عَلَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْفَائِزِيْنَ لَدَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ إِلَيْكَ بِإِحْسَانِكَ يَا غَايَةَ الطَّالِبِيْنَ

Latin:

Allâhummaj ‘alnî fîhi minal mutawakkilîn ‘alaika waj’alnî fîhi minal fâizîn ladaika waj’alnî fîhi minal muqarrabîn ilaika biiîhsânika yâ ghâyatat thâlibîn

Artinya:

“Ya Allah! Mohon jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU, dengan kebaikan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon”

Niat Puasa Ramadhan dan Tata Caranya

Bukan cuma melakukan doa harian, niat puasa juga merupakan rukun yang wajib dipenuhi agar ibadah puasa sah. Biasanya niat puasa Ramadan 2026 dilakukan di malam hari atau tabyit niat, sejak terbenam matahari hingga terbit fajar.

Lafadz Niat Puasa Ramadan (Singkat)

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ

Artinya:

“Saya berniat puasa Ramadhan.”

Lafadz Niat Puasa Ramadan 1447 H (Lengkap)

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya:

“Saya berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *