Babak Pertama yang Penuh Drama
Pertandingan antara Como dan Fiorentina dalam lanjutan Liga Italia pada hari Minggu (14/2/2026) berlangsung dengan dinamika yang menarik. Meskipun Como berusaha memperkuat posisi mereka di zona Eropa, pertandingan ini berakhir dengan kekalahan 1-2 untuk tim tuan rumah.
Sejak awal pertandingan, Como terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, upaya mereka untuk menciptakan peluang tidak selalu efektif. Di menit ke-19, Nico Paz mencoba tembakan yang masih bisa ditangkis oleh kiper Fiorentina, David de Gea.
Fiorentina justru unggul lebih dulu di menit ke-26 melalui gol Nicolo Fagioli. Berkat kesalahan pemain belakang Como, Fagioli mampu melewati tiga pemain lawan sebelum mengalahkan Jean Butez di tiang dekat.
Di babak kedua, Cesc Fabregas langsung melakukan perubahan strategi dengan mengganti Alex Valle dan Nicolas Kuhn dengan Alberto Moreno dan Jesus Rodriguez. Namun, Como justru memberi penalti sendiri setelah Maximo Perrone menyepak kaki Rolando Mandragora di dalam kotak terlarang.
Moise Kean berhasil mengeksekusi penalti tersebut di menit ke-54, mengubah skor menjadi 0-2. Meskipun banyak peluang yang diciptakan, Como gagal membalas hingga menit ke-77 ketika Fabiano Parisi mencetak gol bunuh diri setelah bola umpan silang Rodriguez mengenai kakinya.
Kejadian Kontroversial dan Kartu Merah
Keributan sempat terjadi di pinggir lapangan setelah wasit mengabaikan permintaan penalti dari Rodriguez. Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, mendapatkan kartu merah akibat insiden tersebut.
Tidak lama kemudian, Alvaro Morata juga menerima kartu merah setelah mendapatkan dua kartu kuning dalam waktu singkat. Kedua kartu kuning tersebut didapat karena protes terhadap wasit dan menyikut pemain Fiorentina.
Setelah injury time selama 5 menit, Como akhirnya kalah 1-2 dari Fiorentina. Hasil ini membawa Fiorentina keluar dari zona degradasi, sementara Como tetap berada di peringkat keenam klasemen.
Susunan Pemain dan Statistik Laga
Como (4-2-3-1):
1-Jean Butez; 31-Mergim Vojvoda (6-Maxence Caqueret 73′), 14-Jacobo Ramon, 2-Marc-Oliver Kempf, 3-Alex Valle (18-Alberto Moreno 46′); 33-Lucas Da Cunha, 23-Maximo Perrone (42-Jayden Addai 57); 19-Nicolas Kuhn (17-Jesus Rodriguez 46′), 10-Nico Paz, 20-Martin Baturina; 11-Anastasios Douvikas (7-Alvaro Morata 57′).
Pelatih: Cesc Fabregas
Fiorentina (4-3-3):
43-David de Gea, 2-Dodo, 5-Marin Pongracic, 6-Luca Ranieri, 65-Fabiano Parisi; 4-Marco Brescianini, 44-Nicolo Fagioli (27-Cher Ndour 84′), 8-Rolando Mandragora; 17-Jack Harrison, 20-Moise Kean (91-Roberto Piccoli 84′), 19-Manor Solomon.
Pelatih: Paolo Vanoli
Kesimpulan
Meskipun Como tampil agresif sejak awal, mereka gagal memanfaatkan peluang yang ada. Sementara itu, Fiorentina mampu memanfaatkan kesalahan lawan dan menjaga konsistensi dalam pertandingan ini. Hasil ini menunjukkan bahwa Fiorentina mulai bangkit dari performa buruk mereka, sedangkan Como masih harus bekerja keras untuk mempertahankan posisi mereka di zona Eropa.
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











