"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Profil Dea Annisa, Artis Viral yang Jadi Tulang Punggung Keluarga, Tidak Terima Dijuluki Sapi Perah Sejak Kecil

Profil Dea Annisa, Artis yang Viral Karena Jadi Tulang Punggung Keluarga

Dea Annisa adalah seorang artis yang kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Bukan karena karya terbaru, melainkan kisah hidupnya yang mengundang haru dan menarik perhatian banyak orang. Siapakah sosok Dea Annisa?

Latar Belakang dan Karier

Dea Annisa lahir di Jakarta pada 29 Februari 1996. Ia memiliki keturunan Palembang dari orang tua bernama Syamsul Rinald dan Masayu Chairani. Julukan Dea Imut diberikan kepadanya saat ia tergabung dalam grup Tiga Bocah Imut serta pernah merilis album lagu anak-anak.

Sejak usia 2 tahun, Dea sudah terjun ke dunia hiburan. Karier aktingnya dimulai melalui sinetron Panji Manusia Millenium, dan namanya semakin dikenal luas setelah bermain dalam sinetron Bidadari Season 2. Beberapa judul sinetron lain yang pernah ia bintangi antara lain Tangisan Anak Tiri, Kehormatan, Penjaga Hati, Mutiara, Hamba-Hamba Allah, serta Pacarku Seorang Pelari.

Selain itu, Dea juga sempat melanjutkan pendidikan di luar negeri. Ia mendalami bidang kuliner di Korea Selatan selama sekitar 10 bulan. Di usia dewasa, Dea tetap eksis di industri hiburan dengan tampil di sejumlah FTV Indonesia. Ia juga aktif menggunakan media sosial dan sering mempromosikan berbagai produk dan merek melalui kerja sama endorse.

Kisah Haru dan Viral

Baru-baru ini, Dea Annisa kembali viral karena menjadi tulang punggung keluarga. Kisah ini berawal dari sebuah momen haru yang terekam dalam kanal YouTube DMITV. Dalam video tersebut, sang ibu, Masayu Chairini, tak mampu membendung tangis saat menceritakan perjalanan hidup anaknya.

Dea Annisa disebut rela menunda pernikahan demi menafkahi keluarga sejak usia dini. Dengan nada suara yang bergetar, Masayu Chairini mengungkap sisi lain Dea Annisa yang jarang diketahui banyak orang. Di balik penampilannya yang ceria di depan kamera, ternyata ia menyimpan beban hidup yang cukup berat.

Ia menjelaskan bahwa Dea lebih memilih mengutamakan keluarga dibanding kepentingan pribadinya. Bahkan, keinginan untuk menikah pun harus ditunda karena tanggung jawab besar yang harus dijalani. Tangis Masayu Chairini semakin pecah ketika mengenang pengorbanan sang putri. Ia menceritakan bagaimana Dea sudah berjuang menjadi penopang ekonomi keluarga sejak masih muda.

Menurutnya, Dea tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan para kakaknya hingga semuanya tercukupi. “Dia tanggung jawab ke kakak-kakaknya sampai selesai. Sampai tahun kemarin adiknya selesai,” ucapnya dengan suara yang penuh emosi.

Penjelasan Dea Annisa

Menanggapi isu yang beredar, Dea akhirnya memberikan klarifikasi. Dalam perbincangan di sebuah podcast, ia mengaku cukup kaget saat pernyataan sang ibu menjadi viral. Dea menuturkan bahwa ucapan ibunya merupakan ungkapan emosional penuh kebanggaan sebagai orang tua, namun sebagian orang menafsirkannya secara keliru.

“Quite shocking sih, karena mamaku sebenarnya nggak nyangka kan segitu viralnya. Mungkin karena dia bangga sama anaknya, jadi banyak kata-kata yang penggunaan katanya salah saja sih,” kata Dea Annisa dalam video YouTube Melaney Ricardo yang kutip, Sabtu (28/3/2026).

Artis yang kini genap berusia 30 tahun itu menegaskan bahwa dirinya bukanlah satu-satunya pencari nafkah di keluarga. Ia membantah anggapan bahwa kakak-kakaknya hanya berpangku tangan padanya. “Kakak-kakakku semuanya kerja dari dulu. Dan saat aku pun nggak ada kerjaan, mereka yang membantu aku paling pertama. Mereka jadi tameng pertama aku,” tegasnya.

Bagi Dea, apa yang selama ini ia lakukan tidak dianggap sebagai beban. Ia melihatnya sebagai wujud pengabdian kepada orang tua serta kasih sayang terhadap saudara. Lebih jauh, terkait isu bahwa dirinya menunda pernikahan demi menanggung kebutuhan adik dan kakaknya, Dea memberikan penjelasan.

Ia menegaskan bahwa alasan belum menikah di usia 30 tahun semata-mata karena masih mencari pasangan yang cocok serta menunggu restu sepenuhnya dari sang ibu. “Kalau ada yang bilang Dea 30 tahun belum nikah karena membiayai keluarga, itu salah banget! Karena emang nyari orang yang tepat,” jelas Dea.

Ia juga menambahkan bahwa restu ibu adalah segalanya baginya. Jika sang ibu tidak memberikan lampu hijau, Dea tak akan memaksakan hubungan tersebut. “Doa orang tua tuh paling manjur, paling didengar sama Tuhan. Kalau mama tidak setuju, pasti ada yang salah sama orang ini,” pungkasnya.

Kehidupan Pribadi dan Masa Depan

Kini, Dea Annisa mengaku telah memiliki kekasih. Ia berencana untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dalam waktu dekat. Meski begitu, ia tetap menjaga kepercayaan dan doa dari orang tuanya. Dengan kesadaran yang matang, Dea Annisa terus menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian terhadap keluarga.

Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *