Konsolidasi Partai Bulan Bintang di Sumatera Selatan
Partai Bulan Bintang (PBB) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sedang memperkuat struktur organisasinya dalam menyongsong Pemilu 2029. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penguatan struktur partai hingga tingkat bawah, khususnya melalui pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) di setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Target utama adalah seluruh PAC di setiap DPC se-Sumsel sudah terbentuk paling lambat Desember 2026.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Sumsel, Chandra Darmawan, menjelaskan bahwa target ini menjadi bagian dari strategi penguatan struktur partai. Ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi di tingkat bawah menjadi fokus utama agar mesin partai dapat bekerja secara maksimal.
“Target kami, hingga akhir 2026 seluruh PAC di setiap DPC sudah terbentuk. Ini bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029,” kata Chandra, Minggu (12/4/2026).
Selain itu, Chandra juga menegaskan kesiapan PBB dalam menghadapi berbagai kemungkinan regulasi dari pemerintah, termasuk jika kembali dilakukan verifikasi faktual partai politik. Menurutnya, jika verifikasi kembali diberlakukan, pihaknya siap menjalani proses tersebut. Namun, apabila aturan tidak mengharuskan verifikasi ulang bagi partai yang sudah lolos sebelumnya, hal itu akan mempermudah langkah konsolidasi partai.
Terkait target perolehan suara pada Pemilu 2029, Chandra menyebut pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). “Kami masih menunggu Rakornas untuk mengetahui arah dan target dari pusat. Kemungkinan akan digelar tahun ini setelah pembentukan struktur partai rampung,” papar mantan Ketua DCP PBB Palembang ini.
Chandra juga menyatakan optimisme terhadap kebangkitan PBB secara nasional. Ia menilai, perkembangan struktur kepengurusan di berbagai daerah menunjukkan tren positif yang dapat menjadi modal penting menghadapi kontestasi politik mendatang.
Di bawah kepemimpinannya, DPW PBB Sumsel memprioritaskan penguatan soliditas internal dan pembangunan infrastruktur politik partai. Ia menekankan pentingnya membangun suasana kekeluargaan dalam organisasi, meskipun PBB merupakan partai politik.
“Kami ingin PBB tidak hanya menjadi organisasi politik, tetapi juga wadah yang mengedepankan kebersamaan dan saling mendukung antar pengurus,” jelasnya.
Chandra optimistis struktur partai di seluruh 17 kabupaten/kota di Sumsel dapat rampung sesuai target. Saat ini, PBB telah memiliki delapan kader yang duduk sebagai anggota DPRD di tujuh daerah di Sumatera Selatan. Dengan kepengurusan baru yang terbentuk sejak 24 Juni 2025, pelantikan resmi direncanakan berlangsung pada Desember 2025, bersamaan dengan seluruh DPC PBB se-Sumsel.
Ia meyakini, dengan pengalaman dan kapasitas para pengurus yang ada, PBB Sumsel mampu memperkuat basis politiknya dan meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029 mendatang.
Langkah-Langkah Strategis PBB Sumsel
- Pembentukan PAC di Setiap DPC: Target pembentukan PAC di setiap DPC se-Sumsel paling lambat Desember 2026.
- Konsolidasi Organisasi: Fokus utama untuk memastikan mesin partai bekerja secara maksimal.
- Siap Menghadapi Regulasi: Kesiapan PBB dalam menghadapi verifikasi faktual partai politik.
- Menunggu Arahan DPP: Tunggu hasil Rakornas untuk menentukan target perolehan suara.
- Optimisme Nasional: Perkembangan struktur kepengurusan di berbagai daerah menunjukkan tren positif.
- Penguatan Soliditas Internal: Fokus pada pembangunan infrastruktur politik dan suasana kekeluargaan.
- Pelantikan Kepengurusan: Pelantikan resmi akan dilakukan pada Desember 2025, bersamaan dengan seluruh DPC PBB se-Sumsel.











