Pelatihan Digital untuk UMKM di Jakarta
Shopee dan JNE mengadakan pelatihan intensif bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu para pelaku usaha memahami fitur promosi digital seperti Gratis Ongkir XTRA dan strategi harga yang dapat meningkatkan visibilitas produk serta penjualan.
Program ini bertujuan untuk memperkuat resiliensi pelaku usaha lokal dalam ekosistem digital agar mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing. Sejak 2021, Kampus UMKM Shopee telah memberikan jutaan jam pelatihan kepada UMKM di 514 kota/kabupaten, berkontribusi pada percepatan pertumbuhan ekonomi digital.
Kolaborasi yang Berkelanjutan
Kolaborasi antara Shopee dan JNE menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital. Melalui pelatihan intensif yang digelar di Kantor Pusat JNE Express, Jakarta, puluhan pelaku UMKM mendapatkan bekal strategis untuk mengoptimalkan fitur digital demi meningkatkan performa bisnis mereka di platform e-commerce.
Pelatihan ini bukan hanya tentang teknis, tetapi juga menjadi ruang transformasi bagi para pelaku usaha untuk beradaptasi dengan lanskap perdagangan digital yang semakin kompetitif. Dibimbing oleh trainer bersertifikasi dari Kampus UMKM Shopee, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang pemanfaatan fitur-fitur unggulan seperti Gratis Ongkir XTRA, Voucher Toko, hingga Promo XTRA—yang terbukti efektif meningkatkan visibilitas produk dan konversi penjualan.
Penjelasan dari Para Pihak
Director of Business Partnership Shopee Indonesia, Daniel Minardi, menjelaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Banyak pelaku UMKM yang sudah masuk ke platform digital, namun belum sepenuhnya mampu memaksimalkan fitur yang tersedia.
“Kami ingin memastikan para pelaku usaha tidak hanya hadir di ekosistem digital, tetapi juga mampu tumbuh dan bersaing melalui strategi yang tepat,” ujarnya.
Mayland H Prasetyo, Head of Business Development and Partnership Division JNE, menyebut pelatihan ini sebagai momentum penting bagi UMKM untuk “naik kelas”. Ia menekankan pentingnya pemahaman praktis, mulai dari pemilihan kata kunci produk, teknik foto yang menarik, hingga strategi promosi yang efektif dalam meningkatkan trafik toko.
Cerita Perubahan Nyata
Di balik angka dan strategi, pelatihan ini menyimpan cerita perubahan nyata. Afrian Tri Wibowo, pemilik usaha souvenir “ATW Akrilik” asal Cilegon, mengaku kini lebih percaya diri mengelola tokonya. Ia memahami cara mengatur voucher diskon yang tepat untuk menarik pembeli tanpa mengorbankan margin.
Leni Nurmayani, pelaku usaha peralatan peternakan dari Bogor, juga merasakan manfaat dari pelatihan ini. Baginya, pelatihan ini membuka wawasan baru tentang strategi harga dan pemanfaatan fitur promosi yang sebelumnya belum ia gunakan secara optimal.
“Sekarang saya lebih paham bagaimana membuat toko saya lebih kompetitif,” ungkapnya optimistis.
Program yang Luas dan Berkelanjutan
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kampus UMKM Shopee Kelas Online yang telah menjangkau 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Sejak 2021, program ini telah mencatat lebih dari 350 ribu jam pelatihan dan menghadirkan hampir 400 modul pembelajaran—menjadikannya salah satu program pemberdayaan UMKM terbesar di Tanah Air.
Dengan sinergi antara teknologi dan logistik, Shopee dan JNE tidak hanya membantu UMKM bertahan, tetapi juga mendorong mereka untuk berkembang lebih cepat di tengah derasnya arus digitalisasi ekonomi.











