Uya Kuya Melaporkan Penyebar Hoaks Terkait Dapur MBG
Baru-baru ini, isu yang menyebutkan bahwa Uya Kuya memiliki 750 dapur makan bergizi gratis (MBG) viral di media sosial. Isu tersebut menimbulkan banyak spekulasi dan perhatian dari publik, terutama mengenai pendapatan yang diperoleh oleh Uya Kuya. Akibatnya, pria yang juga ayah dari Cinta Kuya ini merasa dirugikan dan memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.
Uya Kuya, anggota DPR RI dengan nama asli Surya Utama, mengambil langkah hukum setelah menemukan informasi yang disebut sebagai hoaks. Ia melaporkan dugaan pelanggaran hukum terkait penyebaran informasi elektronik. Laporan ini dilakukan setelah namanya dikaitkan dengan narasi palsu yang beredar di media sosial.
Pihak kepolisian telah membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan terkait dugaan penyebaran hoaks itu telah diterima dan tercatat dengan nomor LP/B/2746/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada Sabtu (18/4/2026). Kasus ini kini sedang ditangani oleh aparat, sementara publik menantikan perkembangan lebih lanjut terkait siapa saja yang akan dimintai pertanggungjawaban atas penyebaran informasi tersebut.
Viral Kabar Tentang 750 Dapur MBG
Isu tentang 750 dapur MBG bermula dari sebuah postingan di platform Threads bernama @anggur4351. Dalam unggahan tersebut, akun tersebut menyatakan bahwa Uya Kuya memiliki pendapatan fantastis dari program MBG-nya. Dengan perhitungan 750 × 6.000.000 = 4.500.000.000, ia menyebutkan bahwa Uya Kuya meraup pendapatan sebesar Rp4,5 miliar per hari.
Dalam postingan tersebut, terpampang wajah Uya Kuya dengan latar belakang aktivitas dapur yang tengah menyiapkan makanan dalam program tersebut. Namun, Uya Kuya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia mengaku tidak memiliki satu pun dapur MBG.
Uya Kuya Menegaskan Tidak Punya Dapur MBG
Saat diwawancarai, Uya Kuya mengaku bingung dengan isu yang menyebut dirinya memiliki 750 dapur MBG. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki satu pun dapur MBG. “Dan yang saya bingung dari mana itu cerita saya punya dapur MBG. Karena sampai saat ini saya tidak punya satu pun dapur MBG,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa tidak ada dapur MBG miliknya, kecuali dapur restoran miliknya di Benhil yang bernama Asli Rasa. Untuk memastikan hal tersebut, Uya Kuya memposting video berjudul “Mengintip Dapur Uya Kuya” di akun Instagramnya. Dalam video tersebut, ia menunjukkan isi makanan yang diproduksi dari dapur usaha kulinernya.
Langkah Hukum yang Diambil
Uya Kuya melaporkan dugaan pelanggaran hukum terkait penyebaran informasi elektronik. Kasus ini mengacu pada ketentuan dalam:
* UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU ITE
* Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 UU ITE
* Pasal 263 KUHP
* Pasal 264 KUHP
Hingga saat ini, identitas terlapor masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Uya Kuya mengharapkan agar pihak yang menyebarkan informasi palsu dapat bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Kesimpulan
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terutama di media sosial. Uya Kuya, sebagai tokoh publik, merasa dirugikan oleh informasi yang tidak benar. Ia mengambil langkah hukum untuk melindungi reputasinya dan memastikan kebenaran informasi yang beredar. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.











