Perubahan Fungsi Terminal Toddopuli Menjadi Ruang Terbuka Hijau
Terminal Toddopuli di Makassar kini tidak lagi berfungsi sebagai terminal penumpang. Sebagai bagian dari rencana revitalisasi, Perumda Terminal Makassar Metro sedang menyiapkan konsep penggunaan baru untuk kawasan seluas 9.600 meter persegi. Rencana ini mencakup pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan jogging track, area parkir, serta ruang usaha kecil yang rapi dan terorganisir.
Kawasan tersebut memiliki potensi luas hingga 1,6 hektare jika dilakukan kolaborasi dengan Perumnas. Dengan demikian, pemanfaatan lahan akan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Pengelolaan Tiga Aset Terminal
Perumda Terminal Makassar Metro mengelola tiga aset utama, yaitu Terminal Daya, Terminal Mallengkeri, dan Terminal Toddopuli. Dari ketiga terminal tersebut, hanya Terminal Daya dan Mallengkeri yang masih digunakan sebagai tempat bongkar muat penumpang. Sementara itu, Terminal Toddopuli telah berhenti beroperasi sebagai terminal penumpang. Aktivitas transportasi di kawasan ini telah berhenti, sehingga tidak lagi melayani naik turun penumpang seperti sebelumnya.
Pemerintah kota Makassar mulai mengarahkan pemanfaatan kawasan ini menjadi ruang publik yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu rencana utamanya adalah mengalihfungsikan kawasan tersebut menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Konsep Revitalisasi Kawasan
Direktur Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menjelaskan bahwa rencana ini merupakan bagian dari penyesuaian terhadap tata ruang kota dan arahan langsung dari Wali Kota Makassar. Konsep awal kawasan ini akan mengedepankan fungsi ruang publik yang ramah masyarakat.
“Terminal Todoppuli itu kami sesuai dengan tata ruang yang ada dan instruksi Pak Wali Kota, di situ akan dibuat nanti Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau jogging track,” ujarnya.
Selain sebagai ruang terbuka hijau, kawasan ini juga dirancang multifungsi dengan tetap mengakomodasi kebutuhan parkir. Area tersebut memungkinkan digunakan untuk aktivitas olahraga, khususnya jogging, sekaligus menjadi ruang interaksi masyarakat. Tak hanya itu, konsep penataan juga membuka peluang hadirnya area usaha kecil dalam bentuk tenant yang lebih rapi dan tertata.
“Nanti bisa juga ada beberapa, semacam tenant-tenant. Tapi kita rapikan,” jelasnya.
Elber mengilustrasikan konsep tersebut akan menyerupai kawasan kuliner yang tertib, namun dengan penataan yang lebih baik dan terorganisir. Saat ini, desain kawasan masih dalam tahap perencanaan dan menunggu arahan lanjutan dari Wali Kota.
Kolaborasi dengan Perumnas
Dari sisi luas wilayah, Terminal Todoppuli memiliki area sekitar 9.600 meter persegi atau hampir satu hektare. Namun, luas tersebut berpotensi bertambah jika dilakukan kolaborasi dengan pihak Perumnas yang memiliki lahan di sekitar lokasi. Total lahan yang bisa dimanfaatkan bahkan diperkirakan mencapai sekitar 1,6 hektare.
“Kalau ditambah itu sekitar 1,6 hektar kurang lebih, karena Perumnas juga lahannya memang untuk RTH,” ungkapnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas fasilitas publik yang tersedia bagi masyarakat, khususnya untuk kebutuhan olahraga dan rekreasi. Pemerintah juga menargetkan kawasan ini menjadi salah satu pusat aktivitas warga di wilayah tersebut.
Proses Penataan dan Harapan Masa Depan
Penataan ini sebenarnya telah dirancang sejak tahun 2025, saat dirinya masih menjabat sebagai pelaksana tugas. Pihaknya bahkan telah menghentikan sementara sistem sewa kios yang sebelumnya berjalan di lokasi tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah proses penataan dan revitalisasi kawasan secara menyeluruh.
Elber berharap, rencana penataan Terminal Toddopuli dapat segera terealisasi dalam tahun ini. “Mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi itu,” katanya optimistis.
Secara keseluruhan, tahun 2026 ditetapkan sebagai momentum pembenahan besar bagi Terminal Makassar Metro. Fokus utama pembenahan meliputi peningkatan infrastruktur di tiga terminal utama yang dikelola pemerintah kota. Selain Terminal Toddopuli, perhatian juga akan diarahkan ke Terminal Regional Daya yang memiliki kompleksitas tersendiri.











