Pengawasan Harga Bahan Pokok di Pasar Menjelang Idulfitri
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir, mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai potensi permainan harga bahan pangan menjelang Idulfitri. Ia menilai bahwa momentum Lebaran sering dimanfaatkan oleh spekulan dan pengusaha untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
Berdasarkan pengalamannya saat bekerja di Perusahaan Daerah (PD) Pasar, Basdir menyebut bahwa praktik penimbunan barang hingga permainan harga sering terjadi ketika permintaan masyarakat meningkat. Ia menegaskan bahwa di saat orang sedang membutuhkan bahan pangan untuk persiapan Lebaran, sejumlah pihak justru mengambil keuntungan dengan cara menaikkan harga.
“Di saat orang lagi butuh-butuhnya mau Lebaran, mereka seenaknya menaikkan harga,” ujarnya. Politikus PKB ini juga menyoroti kemungkinan adanya praktik penimbunan barang oleh oknum tertentu untuk menciptakan kelangkaan di pasar. “Ada yang menimbun dan menyimpan stok sehingga barang susah didapat, lalu mereka memainkan harga,” katanya.
Karena itu, Basdir menekankan pentingnya peran pemerintah, khususnya PD Pasar dan Dinas Perdagangan, untuk aktif melakukan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga. Ia menambahkan bahwa kegiatan operasi pasar sebelumnya cukup efektif dalam menekan potensi permainan harga oleh pengusaha yang tidak bertanggung jawab.
“Dulu kegiatan seperti itu aktif dilakukan sehingga pengusaha nakal tidak bisa bermain,” katanya. Menurut Basdir, harga bahan pangan di pasar harus tetap berada dalam kondisi normal. Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, pemerintah perlu segera melakukan intervensi melalui operasi pasar maupun pasar murah.
“Di pasar harga harus normal. Kalau tidak normal, maka pemerintah akan turun tangan melalui operasi pasar atau pasar murah,” jelasnya. Ia menyarankan langkah intervensi tersebut sudah mulai dilakukan setidaknya dua pekan sebelum Idulfitri. “Hal ini setidaknya harus dilakukan dua minggu sebelum Idulfitri karena harus ada intervensi,” ujarnya.
Tanpa pengawasan yang ketat, kata dia, spekulan berpotensi memainkan harga dengan cara menimbun stok bahan pangan. “Jika tidak, banyak spekulan yang bermain dengan menimbun barang dan mempermainkan harga. Yang kasihan nanti masyarakat,” ungkapnya.
Meski demikian, Basdir mengaku hingga saat ini DPRD Makassar belum menerima laporan resmi terkait praktik penimbunan atau permainan harga. “Dari pihak DPRD sendiri sejauh ini memang belum ada aduan resmi. Tetapi jika di lapangan kami temukan hal seperti itu, tentu kami di Komisi B akan melakukan sidak ke pasar-pasar,” jelasnya.
Pemantauan Harga di Pasar Terong
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Terong, Makassar, Rabu (4/3/2026). Pemantauan dilakukan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Gubernur Sulawesi Selatan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga menjelang Idulfitri.
Munafri mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Namun, kenaikan tersebut masih dinilai dalam batas wajar dan terkendali. “Memang kita lihat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi semuanya masih dalam batas kendali,” katanya.
Menurutnya, pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus mengantisipasi lonjakan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026 pada akhir Maret.
Selain memantau harga, kunjungan tersebut juga bertujuan memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pokok tetap terjaga. Ia menegaskan, secara umum harga pangan di pasar tradisional Kota Makassar masih berada di bawah ketentuan HET.
“Masih di bawah HET, khususnya yang ada di pasar. Dan ini relatif sangat terjaga harga pangan di Kota Makassar,” ujarnya.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











