"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Cara Mudah Perbanyak Aglonema di Rumah



Tanaman aglonema dikenal memiliki daun yang indah dengan perpaduan warna hijau-putih, hijau-pink, hingga kombinasi tiga warna. Selain menarik secara visual, tanaman ini juga termasuk dalam kategori tanaman hias yang mudah dirawat dan tahan terhadap kondisi lingkungan yang kurang ideal. Aglonema mampu bertahan di ruangan dengan cahaya redup serta membutuhkan penyiraman yang tidak terlalu sering.

Karena sifatnya yang tahan banting, aglonema cocok ditempatkan di sudut ruangan untuk memberikan kesan estetika pada interior rumah. Banyak orang tertarik untuk memperbanyak tanaman aglonema agar koleksi mereka semakin beragam dan tampilan rumah lebih menarik. Berikut beberapa cara efektif untuk memperbanyak tanaman aglonema di rumah.

Metode Pembagian

Tanaman aglonema yang menguning dapat menjadi tanda bahwa akarnya sudah terlalu padat di dalam pot. Pada saat inilah waktu yang tepat untuk melakukan pembagian. Pastikan tanaman telah berusia sekitar tiga tahun dengan rumpun yang sudah terbentuk dan memiliki banyak tunas. Lebih baik melakukan metode ini pada hari cerah agar proses pertumbuhan lebih cepat.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Keluarkan tanaman dari pot:

    Angkat tanaman aglonema dengan hati-hati dari potnya. Jika akarnya terlalu padat, putar tanaman perlahan sambil memegang pangkal batangnya hingga berhasil keluar. Gunakan sekop atau pisau taman untuk membantu mengeluarkan tanaman, lalu buang sebanyak mungkin tanah pot dari akar. Goyangkan tanaman perlahan dan sikat akarnya untuk menghilangkan tanah, tanpa perlu menggunakan air.

  • Longgarkan rumpun akar:

    Gunakan tangan untuk meremas perlahan dan mulai membaginya. Langkah ini membantu mengidentifikasi bagian-bagian alami yang bisa dipisahkan, seperti tunas individu yang terhubung ke sistem akar.

  • Pisahkan rumpun:

    Bagi rumpun dengan bagian akar yang sudah terpisah secara alami. Setiap rumpun harus memiliki setidaknya satu atau dua tunas dengan sistem akar yang kuat. Jika akarnya saling terjalin, gunakan pisau taman untuk membuat potongan di antara bagian-bagian tersebut. Hindari kerusakan berlebih pada akar agar peluang tumbuh lebih besar.

  • Potong akar dan daun yang rusak:

    Gunakan alat pemangkasan untuk menghilangkan bagian yang rusak dari setiap bagian. Pangkas akar yang lembek dan daun yang menguning. Pastikan mengikuti aturan pemangkasan sepertiga untuk setiap bagian agar tidak mengganggu pertumbuhan.

  • Pindahkan ke pot baru:

    Setelah setiap bagian aglonema dalam kondisi sehat, pindahkan ke pot baru. Gunakan campuran tanah yang mudah mengalirkan air dan pastikan pot memiliki lubang drainase. Pilih ukuran pot yang sedikit lebih lebar dari rumpun akar. Siram secara mendalam dan tempatkan di lokasi cerah dan hangat untuk mendorong pertumbuhan. Jaga kelembapan tanah secara konsisten, hindari pemupukan selama beberapa bulan.

Metode Stek

Metode stek juga bisa digunakan untuk memperbanyak tanaman aglonema. Cara ini bisa dilakukan meski tanaman belum terlalu besar, tetapi masih ingin dikembangbiakkan. Lakukan pada cuaca cerah agar suhu hangat dapat mempercepat proses.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Lakukan pemotongan yang tepat:

    Pilih tunas yang sehat, kokoh, dan memiliki dua atau tiga daun. Gunakan alat pemangkas yang tajam untuk memotong sekitar 2,5 sentimeter di bawah buku daun, tempat daun menempel pada batang utama. Idealnya, batang yang akan distek berukuran 10-15 sentimeter.

  • Siapkan pemotongan:

    Bersihkan daun paling bawah bagian batang dan sisakan beberapa daun teratas. Pada tahap ini, kamu bisa menggunakan cairan yang dapat mempercepat pertumbuhan akar.

  • Tanam stek di dalam tanah:

    Meski potongan dapat ditanam di air, lebih baik menanamnya di tanah untuk mempercepat pertumbuhan. Isi pot dengan media tanam yang mudah menyerap air, masukkan bagian bawah stek ke dalam pot. Pastikan buku daun bagian bawah tertanam sepenuhnya. Tekan perlahan untuk memastikan stek berdiri tegak tanpa dukungan. Siram secara menyeluruh di sekitar pangkal batang.

Letakkan stek di tempat cerah dan hangat, serta jaga kelembapan tinggi. Tunggu beberapa minggu hingga akar berkembang. Lakukan pemeriksaan rutin dengan menarik batang secara perlahan untuk melihat apakah batang mudah terangkat atau akar telah menancap kuat di dalam tanah.

Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *