dailybalikpapan.com – JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, skema pembayaran tunjangan hari raya (THR) karyawanswasta akan dilaunching atau diberitahukan pada hari ini, Rabu (5/3/2025). Meski begitu, Yassierli tiada menjelaskan, apakah ada skema baru mengenai pencairan THR karyawan swasta.
“Besok (hari ini) akan kita launching THR-nya. SE (surat edaran)-nya besok di area Kemenaker yang tersebut untuk karyawan swasta,” ujar Yassierli dalam Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/3).
Sementara itu, Yassierli mengungkapkan untuk rancangan aturan THR untuk pengemudi ojek online (ojol) agar mendapatkan tunjangandari aplikator juga diusahakan selesai pada pekan ini. “Untuk ojol akhir minggu ini kita usahakan.”
Lebih lanjut, Yassierli menyatakan jumlah keseluruhan THR pegawai negeri sipil (PNS) yang digunakan diterima bukan berubah, baik jumlah total THR yang diterima terdiri upah pokok juga beberapa orang tunjangan. “Sama skemanya,” pungkasnya.
Seperti yang tersebut diketahui, pemerintah akan memberikan dukungan pada bentuk Surat Edaran (SE) yang tersebut bersifat imbauan untuk para perusahaan aplikator digital.Sebelumnya Menaker mengaku setuju apabila para driver ojek online (ojol) diberikan THR yang dimaksud merupakan budaya pada Indonesia.
“Terakhir, khusus THR, Bu Dirjen, Pak Wamen sudah ada beberapa kali menerima perwakilan teman-teman (driver ojol), saya juga sudah ada menerima beberapa kali perwakilan dari pengusaha. Saya ingin katakan pertama, saya setuju tadi, THR itu adalah budaya kita,” ujar Menteri Yassierli pada waktu bertemu para driver ojol, Februari Lalu.
Menurutnya, beliau sanggup membayangkan bagaimana sedihnya pada waktu pada akhir bulan suci Ramadan, orang tua ditanyai oleh anaknya tentang THR. Sebabnya, semua orang pun pasti pernah merasakan hal yang disebutkan dahulu.
“Saya sanggup membayangkan ketika pada akhir Ramadan kemudian tadi ada yang tersebut menyampaikan ya, anaknya nanya THR bapak mana gitu ya, ya itu kita rasakan,” tuturnya.
Yassierli menilai, para driver ojol harus diperhatikan lantaran sangat membantu publik beraktivitas. Bahkan, sebelum menjadi Menteri, beliau juga menjadi salah satu pelanggar driver online akibat kendaraan yang dimaksud sangat praktis digunakan.
“Saya sebelum jadi menteri juga salah pribadi pelanggan yang baik perangkat lunak online dikarenakan menurut saya itu lebih tinggi praktis,” terangnya.











