"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Mengenal Teuku Zulkarnaen, Ketua Umum KONI Bengkulu dan Kekayaannya

Pelantikan Teuku Zulkarnaen sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu

Teuku Zulkarnaen resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu untuk masa bakti 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu, pada Senin (15/12/2025). Proses pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman.

Teuku Zulkarnaen juga menjabat sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Bengkulu periode 2024–2029 dari Partai Amanat Nasional (PAN). Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kota Bengkulu.

Pelantikan ini terjadi setelah Teuku Zulkarnaen terpilih aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu pada 14 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu dan Ketua KONI Pusat menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan olahraga di provinsi tersebut.

“Dari sambutan yang dilakukan Gubernur Bengkulu dan Ketua KONI Pusat, mereka menaruh perhatian yang cukup serius untuk Bengkulu dapat meraih prestasi di tingkat nasional,” ujar Teuku Zulkarnaen.

Menurutnya, salah satu bentuk dukungan adalah janji Gubernur Bengkulu Helmi Hasan untuk memberikan hadiah sebesar Rp1 Miliar jika atlet Bengkulu berhasil meraih medali emas di PON NTT-NTB.

“Ini merupakan suatu bentuk perhatian yang besar karena untuk di tingkat PON saja jarang daerah lain memberikan hadiah hingga Rp1 Miliar,” tambahnya.

Selain hadiah uang, Teuku Zulkarnaen berencana berkoordinasi dengan Gubernur Bengkulu agar para atlet mendapatkan jaminan pekerjaan di BUMD.

“Di luar hadiah nanti, saya akan bicara dulu dengan pak Gubernur, apakah atlet ini nanti akan mendapatkan pekerjaan seperti di BUMD atau yang lainnya, agar para atlet ini termotivasi untuk meraih juara,” tutupnya.

Profil Lengkap Teuku Zulkarnaen

Teuku Zulkarnaen lahir dari keluarga yang tidak terlalu mampu. Namun, ia tetap bertekad untuk melanjutkan pendidikannya. Setelah tamat SMA di Aceh, ia memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Saat merantau, Teuku Zulkarnaen melakukan berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup, mulai dari menjadi kondektur bus hingga pedagang kaki lima. Dari penghasilan tersebut, ia menabung untuk biaya kuliah.

Keberuntungan membawanya ke Bengkulu. Ia memilih Universitas Bengkulu karena alasan biaya kuliah yang murah dan ketertarikannya pada laut.

Selama berkuliah, Teuku Zulkarnaen aktif dalam organisasi hingga menjadi aktivis 98. Setelah lulus pada tahun 2000, ia sempat kembali ke Jakarta untuk membuka usaha.

Pada tahun 2008, ia bertemu kembali dengan Helmi Hasan dan berbagi harapan untuk mengubah Kota Bengkulu menjadi lebih baik. Tahun 2010, ia kembali ke Bengkulu dan meninggalkan pekerjaannya di Jakarta.

Sejak saat itu, ia menjadi pendamping Helmi Hasan dalam upaya mengembangkan Kota Bengkulu.

Perjalanan Karier Politik

Pada tahun 2014, Teuku Zulkarnaen terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bengkulu dari Dapil 1 Kota Bengkulu. Ia menjabat selama dua periode, yakni 2013–2019 dan 2019–2024.

Pada pemilu legislatif tahun 2024, Teuku Zulkarnaen kembali terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu untuk periode 2024–2029 dari Dapil Kota Bengkulu. Ia mengantongi 8.948 suara dengan total keseluruhan suara partai sebesar 41.125.

Dari Dapil 1 Kota Bengkulu, PAN memperoleh 2 kursi dan perolehan suara Teuku Zulkarnaen berada di peringkat ke-2 dan berhak untuk kursi kedua.

Laporan Harta Kekayaan

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 11 Maret 2025/Periodik 2024, Teuku Zulkarnaen tercatat memiliki kekayaan yang minus. Berikut rincian harta kekayaannya:

DATA HARTA

A. Tanah dan Bangunan

1. Tanah dan Bangunan Seluas 180 m²/45 m² di KAB / KOTA KOTA BENGKULU, HASIL SENDIRI: Rp. 173.250.000

2. Tanah Seluas 600 m² di KAB / KOTA KOTA BENGKULU, HASIL SENDIRI: Rp. 126.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp. —-

C. Harta Bergerak Lainnya: Rp. —-

D. Surat Berharga: Rp. —-

E. Kas dan Setara Kas: Rp. 65.000.000

F. Harta Lainnya: Rp. —-

Sub Total: Rp. 364.250.000

III. Hutang: Rp. 1.312.641.792

IV. Total Harta Kekayaan (II-III): Rp. -948.391.792

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *