Gempa Bumi Magnitudo 3,0 Mengguncang Seram Bagian Barat, Maluku
Pada Rabu (31/12/2025), gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,0 mengguncang wilayah Seram Bagian Barat, Maluku. Berdasarkan informasi yang diperoleh, gempa terjadi pada pukul 16.11.41 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 2.91 LS-127.80 BT dengan kedalaman 10 km. Lokasi gempa berada sekitar 47 km timur laut dari Seram Bagian Barat.
BMKG memberikan beberapa langkah penting yang harus dilakukan saat menghadapi gempa bumi. Berikut adalah panduan lengkap untuk menghadapi situasi darurat ini:
Tindakan yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa
-
Tetap Tenang
Saat gempa terjadi, usahakan untuk tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu perhatikan kondisi sekitar. Cari tempat yang aman untuk berlindung. -
Di Dalam Rumah
Jika sedang berada di dalam bangunan, segera cari perlindungan di bawah meja atau area yang relatif aman. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau gunakan tangan dengan posisi tertelungkup. -
Di Luar Ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi bangunan dan tiang listrik. Pilih daerah terbuka dan tetap tenang. Hindari melakukan apapun karena kemungkinan besar akan ada gempa susulan. -
Di Kerumunan
Jika berada di kerumunan, hindari kepanikan dengan memperhatikan arahan petugas penyelamat. Segera menuju tangga darurat dan bergerak menuju area terbuka. -
Di Gunung atau Dataran Tinggi
Jika sedang berada di ketinggian, segera berpindah ke daerah lapang. Hindari daerah dekat lereng karena risiko longsor cukup tinggi. -
Di Laut
Gempa bumi di bawah laut dapat memicu tsunami. Jika terjadi, segera berpindah ke dataran yang lebih tinggi untuk menghindari bahaya. -
Di Dalam Kendaraan
Saat berkendara, pegang erat kemudi dan segera berhenti di tempat yang aman. Jangan keluar dari kendaraan hingga gempa berhenti.
Skala MMI: Tingkat Getaran Gempa
BMKG juga menyediakan informasi tentang skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang digunakan untuk menilai intensitas getaran gempa. Berikut penjelasannya:
-
I MMI
Getaran tidak terasa kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang. -
II MMI
Beberapa orang merasakan getaran, benda ringan seperti lampu gantung bergoyang. -
III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seperti mobil melaju. -
IV MMI
Banyak orang merasakan getaran, gerabah pecah, jendela dan pintu bergoyang. -
V MMI
Hampir semua orang merasakan getaran. Orang-orang berlarian, barang-barang terpelanting. -
VI MMI
Semua orang merasakan getaran. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar. Plester dinding jatuh. -
VII MMI
Semua orang di luar rumah keluar. Bangunan kuat mengalami kerusakan ringan, sedangkan bangunan kurang baik mengalami retakan atau hancur. -
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan kuat. Keretakan pada bangunan lemah, dinding terlepas dari rangka. -
IX MMI
Bangunan kuat mengalami kerusakan, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retakan. -
X MMI
Bangunan kayu rusak, rangka rumah lepas dari pondasi, tanah terbelah, rel melengkung. -
XI MMI
Hanya sedikit bangunan yang masih berdiri. Jembatan rusak, pipa dalam tanah tidak bisa digunakan. -
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah. Pemandangan berubah, benda-benda terlempar ke udara.
Dengan informasi ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan siap menghadapi potensi gempa bumi. Kesiapan dan kesadaran akan pentingnya langkah-langkah pencegahan sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











