"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Jasamarga Prediksi Puncak Arus Balik Nataru 4 Januari 2026

Prediksi Puncak Arus Balik Nataru 2026

PT Jasamarga memprediksi bahwa puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada tanggal 4 Januari 2026, dengan diperkirakan sebanyak 196.000 kendaraan menuju Jakarta. Hingga tanggal 2 Januari 2026, sekitar 2,3 juta kendaraan sudah kembali ke Jakarta, dengan dominasi dari arah Trans Jawa dan Bandung.

Direktur Utama PT Jasamarga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi yang dilakukan, tanggal 4 Januari menjadi titik tertinggi lalu lintas menuju Jakarta. Ia berharap jumlah tersebut tidak hanya menumpuk di hari tersebut, tetapi bisa terurai sejak tanggal 3 Januari.

Ia mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan lebih awal agar dapat menghindari kepadatan parah di ruas tol, khususnya di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama). “Jika ingin lebih nyaman, mungkin bisa kembali ke Jakarta di tanggal 2 atau tanggal 3 Januari,” ujarnya.

Data Arus Mudik dan Balik

Rivan menjelaskan bahwa hingga saat ini, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta telah mencapai 2,4 juta kendaraan dari total prediksi 2,9 juta. Artinya, progres arus mudik sudah menyentuh angka 85 persen.

Dominasi arus kendaraan masih mengarah ke Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 47 persen, disusul ke arah Cikupa 28,8 persen, dan arah Bogor 23,7 persen. Secara keseluruhan, ada peningkatan arus keluar sebesar 3,1 persen dibanding tahun 2024. Namun, untuk arah Cikupa justru mengalami penurunan 1,7 persen dibanding tahun lalu.

Titik tertinggi arus keluar Jakarta terjadi pada 24 Desember, di mana lebih dari 200.000 kendaraan melintas dalam satu hari.

Waspadai Kepadatan di Gerbang Tol Cikatama

Terkait arus balik, Jasamarga mencatat sudah ada 2,3 juta kendaraan yang masuk ke Jakarta hingga Jumat (2/1/2026) pagi. Namun, masih ada sekira 46 persen kendaraan dari arah Jawa Timur (Trans Jawa) dan Jawa Tengah yang belum kembali.

“Masih ada 46 persen dari Trans Jawa yang belum masuk. Ini yang harus kita persiapkan, terutama di Cikatama pada tanggal 4 nanti. Pasti akan terjadi kepadatan dibandingkan hari normal,” ujar Rivan.

Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, juga menegaskan bahwa tanggal 4 Januari 2026 akan menjadi perhatian pihak kepolisian dalam memahami situasi arus lalu lintas. “Tanggal 28 Desember adalah puncaknya untuk arus balik, tapi sisanya bisq tanggal 4 Januari juga, sehingga menjadi perhatian kami, dan juga tanggal 3 Januari juga, karena tanggal 5 Januari sebagian besar masyarakat sudah mulai kembali beraktivitas kembali,” imbuh Dedi.

Jalan Layang MBZ Meningkat Signifikan

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) selaku pengelola Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Berdasarkan data lalu lintas harian, terjadi peningkatan signifikan pergerakan kendaraan yang kembali ke Jakarta pada Kamis, 1 Januari 2026 hingga hari ini Jumat, 2 Januari 2026. Volume kendaraan yang kembali ke Jakarta mencapai 36.473 kendaraan, meningkat sangat signifikan sebesar 65,24% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 22.073 kendaraan.

Kenaikan ini menunjukkan mulai meningkatnya arus balik masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah merayakan libur Tahun Baru. Untuk volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 30.772 kendaraan, meningkat 26,46% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 24.334 kendaraan.

Secara keseluruhan, total volume kendaraan dua arah yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada 1 Januari 2026 tercatat sebanyak 67.245 kendaraan, atau mengalami kenaikan sebesar 44,90% dibandingkan kondisi lalu lintas normal sebanyak 46.407 kendaraan.

Persiapan Menghadapi Arus Balik

Jajaran Polres Karawang mulai bersiaga menghadapi arus balik libur natal dan tahun baru 2026. Arus balik diprediksi mulai terjadi pada hari ini Jumat (2/1/2026) hingga puncaknya Minggu (4/1/2026).

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, mengatakan bahwa pasca pengamanan tahun baru personel langsung digeser ke ruas jalan tol maupun jalur arteri untuk persiapan menghadapi arus balik libur nataru. “Arus balik itu tanggal 2-4 Januari, tanggal 4 puncaknya karena hari terakhir, tanggal 5 mulai masuk perkantoran,” katanya.

Sejumlah rekayasa lalu lintas disiapkan, seperti buka tutup rest area, maupun contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Sebelumnya, jajaran Polres Karawang bersiaga mengerahkan personel dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam pengamanan nataru, Polres Karawang menyiapkan 850 personel gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP maupun petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *