Kesiapan Arema FC Menghadapi Semen Padang
Meski Arema FC unggul 12 poin dari Semen Padang dalam klasemen Super League 2025/2026, pelatih Marcos Santos tidak ingin meremehkan lawan. Hal ini dikarenakan adanya perubahan komposisi pemain dan strategi taktik yang dilakukan oleh tim tamu pada paruh musim.
Singo Edan sedang dalam grafik meningkat setelah mencatatkan kemenangan beruntun di bulan Februari, termasuk kemenangan prestisius 0-2 atas Persija Jakarta di Gelora Bung Karno. Sementara itu, Semen Padang datang dengan modal tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir, termasuk hasil imbang melawan Bali United dan PSM Makassar.
Berikut adalah beberapa aspek penting yang menjadi fokus Arema FC menjelang pertemuan mereka dengan Semen Padang:
Ancaman Kebangkitan Semen Padang
Arema FC tidak menganggap Semen Padang sebagai lawan yang mudah. Meskipun secara peringkat kedua tim terpaut jauh, Singo Edan tetap menganggap Semen Padang sebagai tim yang tangguh. Saat ini, Arema FC berada di posisi 9 klasemen sementara dengan 27 poin, sedangkan Semen Padang masih berkutat di zona degradasi, tepatnya di urutan ke-16 dengan 15 poin. Namun, tiga laga tanpa kekalahan menjadi bukti bahwa tim besutan Dejan Antonic tersebut cukup solid.
Semen Padang menorehkan dua kali hasil imbang saat menghadapi PSM Makassar dan Bali United, serta sukses menumbangkan Persita Tangerang di pekan kemarin. Hal ini menunjukkan bahwa Semen Padang memiliki potensi untuk memberikan ancaman serius bagi Arema FC.
Transisi Cepat dan Perubahan Kekuatan Lawan
Kedatangan sejumlah pemain baru pada paruh musim ini dinilai menambah kekuatan bagi Semen Padang. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, cukup mewaspadai transisi cepat serta kecepatan para pemain lawan. “Kami tahu, Semen Padang adalah tim yang cukup kuat dan pemain mereka cepat-cepat. Jadi kekuatan Padang itu ada transisi cepat. Jadi kami harus lebih siap saat pertandingan nanti,” kata Marcos Santos.
Pada putaran pertama lalu, Arema FC memang mampu mengalahkan Semen Padang dengan skor 1-2 melalui gol Dalberto dan Valdeci. Meski demikian, Marcos menganggap kekuatan Semen Padang kini telah berubah total seiring hadirnya pemain baru di bursa transfer paruh musim. “Jelas beda, secara komando mereka beda dan pemain juga beda. Tentu gaya bermain mereka juga berbeda. Mulai taktik dan skema permainan mereka juga pasti berbeda,” ungkapnya.
Motivasi Keluar dari Zona Merah

Di sisi lain, Marcos juga mengkhawatirkan motivasi kebangkitan Semen Padang yang masih berkutat di papan bawah. Biasanya, tim yang berada di zona degradasi akan bermain lebih ngotot demi meraih kemenangan, dan kondisi itulah yang sangat diwaspadai oleh Arema FC. Meskipun Singo Edan sudah kembali ke jalur kemenangan, mereka tetap memberikan respek tinggi kepada lawan. “Kami harus tetap menghargai mereka (Semen Padang). Tentu kita tahu Semen Padang sekarang berada di bawah. Tentu mereka akan mengganggu kami agar bisa keluar dari zona merah,” tandasnya.
Tren Positif Singo Edan di 5 Laga Terakhir
Melihat catatan lima pertandingan terakhir, Arema FC menunjukkan performa yang cukup solid meski sempat mengalami fluktuasi. Skuad Singo Edan membuka awal tahun dengan kekalahan tipis 0-1 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta (4/1/2026). Namun, mereka segera bangkit saat bermain di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, dengan menumbangkan Persik Kediri 2-1 (11/1/2026). Meski sempat tersungkur 0-2 di markas Dewa United (26/1/2026), Arema FC berhasil menyapu bersih dua laga pembuka di bulan Februari dengan kemenangan. Mereka menang tipis 1-0 atas Persijap Jepara di Kanjuruhan (2/2/2026) dan meraih hasil prestisius dengan membungkam Persija Jakarta 0-2 di Gelora Bung Karno pada 8 Februari 2026.
Rapor Semen Padang 5 Laga Terakhir
Di sisi lain, Semen Padang FC sempat terseok-seok di bulan Januari sebelum akhirnya menemukan momentum kebangkitan. Tim berjuluk Kabau Sirah ini mengawali tahun dengan dua kekalahan beruntun, yakni 0-1 dari PSIM Yogyakarta (4/1/2026) dan kalah dramatis 2-3 di kandang sendiri saat menjamu Persis Solo (11/1/2026). Titik balik performa Semen Padang mulai terlihat saat mereka mampu menahan imbang Bali United dengan skor produktif 3-3 di Gianyar (24/1/2026). Tren positif ini berlanjut di bulan Februari dengan raihan satu poin di markas PSM Makassar (0-0) pada 2 Februari 2026, dan puncaknya sukses meraih kemenangan perdana di tahun ini setelah menundukkan Persita 1-0 di Stadion H. Agus Salim (8/2/2026).
Rekor Pertemuan Kedua Tim
Dalam lima pertemuan terakhir, skuad Arema FC lebih unggul dengan catatan 3 kali menang dari 5 laga. Sementara itu, Semen Padang 2 kali menang dari 5 laga. Tidak ada laga seri dari pertandingan Arema FC dan Semen Padang dalam 5 pertemuan terakhir.
Catatan Head to Head:
– 25 Mei 2025: Semen Padang 0 – 2 Arema FC
– 27 Desember 2024: Semen Padang 1 – 2 Arema FC
– 28 Oktober 2019: Semen Padang 1 – 0 Arema FC
– 12 Juli 2019: Semen Padang 0 – 1 Arema FC
– 4 November 2017: Semen Padang 5 – 3 Arema FC
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











