"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Menjelang arus mudik, Kapolri pastikan kesiapan sarpras dan personel hadapi bencana

Kesiapan Polri dalam Menghadapi Arus Mudik dan Bencana Alam

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan kesiapan sarana prasarana serta personel dalam rangka menghadapi potensi bencana alam. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan untuk memastikan kelancaran arus mudik masyarakat saat Lebaran 2026. Pengecekan ini dilakukan setelah apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae’ di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Ahad (8/3/2026).

Sigit menyampaikan bahwa pengecekan satu per satu dilakukan untuk memastikan pelayanan yang optimal. Ia menegaskan bahwa selain menjalankan tugas operasional, Polri juga harus siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik.

Faktor cuaca dan potensi bencana alam menjadi perhatian utama Polri dan stakeholder lainnya. Oleh karena itu, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian di Indonesia untuk selalu siaga dan tanggap terhadap ancaman bencana. Ia berharap, pemudik dapat merasa aman dan nyaman dalam perjalanan mereka hingga berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.

Pentingnya Persatuan dan Stabilitas Nasional

Sebelumnya, Kapolri memimpin apel ojek online dan buruh kamtibmas ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae’ di Stadion Bumi Sriwijaya. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan serta stabilitas nasional. Ia menyebut dinamika situasi global yang semakin memanas berpotensi berdampak pada keadaan dalam negeri. Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh dan komunitas ojek online, tetap bersatu padu menjaga persatuan Bangsa Indonesia.

Sigit menegaskan bahwa buruh dan ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Buruh merupakan penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi. Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah.



Kapolri memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). – (Divhumas Polri)

Upaya Peningkatan Kesejahteraan Buruh

Pemerintah terus fokus untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Salah satunya dengan melakukan penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, memperkuat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal. Polri juga menyediakan akses Rumah Sakit Bhayangkara guna mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun ojek online. Ia juga memastikan terus melakukan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres agar permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.

Perlindungan bagi Ojek Online

Di sisi lain, untuk melindungi elemen ojol dari risiko kejahatan, Sigit telah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi Panic Button. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan. Instruksi ini ditujukan untuk memastikan keamanan para pengemudi ojek online selama masa mudik dan balik Lebaran 2026.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *