"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Bolehkah Memijat Bayi dengan Balsem? Ini Jawaban Dokter Anak

Pijat Bayi: Solusi Alami untuk Kesehatan dan Kenyamanan

Di musim yang tidak menentu, banyak penyakit yang mudah menyerang tubuh, terutama pada bayi dan anak-anak. Kasus flu, batuk, dan pilek menjadi penyakit yang sering dialami oleh anak-anak. Kondisi flu tersebut membuat bayi lebih rewel dan tidurnya tidak nyenyak. Salah satu cara yang dapat dilakukan orangtua di rumah adalah dengan memijat bayi.

Menurut dr. Margaretha Komalasari, Sp.A, pijatan lembut pada bayi dapat membantu relaksasi, menenangkan bayi, serta mendukung kualitas tidur yang lebih baik. Saat memijat bayi, tidak sedikit juga orangtua yang menggunakan balsem bayi untuk memberikan sensasi hangat dan nyaman saat memijat.

Tapi, sebenarnya bolehkah memijat bayi dengan balsem? Berikut ini adalah rangkuman lengkapnya.

Bolehkah Memijat Bayi dengan Balsem?



Menurut dr. Margaretha, memijat bayi dengan balsem boleh dilakukan selama caranya tepat dan produk yang digunakan memang diformulasikan khusus untuk bayi. Pijat bayi merupakan sentuhan lembut yang bertujuan memberikan rasa nyaman dan membantu relaksasi tubuh. Penggunaan balsem bayi dapat menjadi pendamping pijat karena teksturnya membantu tangan orangtua bergerak lebih lembut di kulit bayi.

Namun, penting untuk memastikan bahwa balsem yang digunakan memang aman untuk bayi. Produk tersebut sebaiknya diformulasikan khusus untuk bayi dan memiliki bahan yang lebih lembut dibandingkan balsem untuk orang dewasa.

Apa yang Harus Diperhatikan saat Memijat Bayi dengan Balsem?



Meski boleh dilakukan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan Mama saat memijat bayi menggunakan balsem:

  1. Perhatikan aturan pakai balsem

    Sebelum membeli balsem, pastikan membaca aturan pakai yang tertera pada kemasan. Untuk bayi, pilih balsem yang memang dibuat khusus untuk bayi di bawah usia dua tahun. Jika ingin menggunakan balsem untuk membantu meredakan flu pada si Kecil, Mama juga perlu memperhatikan area tubuh tempat balsem dioleskan. Balsem tidak disarankan dioleskan di bawah hidung atau di area mata bayi karena dapat menimbulkan iritasi pada kulit yang sensitif. Balsem dapat dioleskan pada area dada dan punggung bayi, yang cenderung lebih aman dan tidak terlalu sensitif.

  2. Perhatikan kandungan dalam balsem bayi

    Balsem bayi umumnya memiliki kandungan yang lebih lembut, seperti menthol, eucalyptus oil, rosemary, dan chamomile. Formulasi ini difokuskan untuk memberikan sensasi nyaman dengan sentuhan yang lebih lembut bagi bayi. Selain itu, teksturnya yang lembut membuatnya cocok digunakan sebagai pendamping pijat bayi dalam rutinitas harian.

  3. Buat suasana yang nyaman saat memijat bayi

    Agar pijat bayi memberikan manfaat optimal, pastikan suasana memijat juga nyaman. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

  4. Pastikan bayi dalam kondisi sehat dan rileks
  5. Cuci tangan sebelum memijat
  6. Potong kuku pendek dan lepaskan perhiasan
  7. Siapkan balsem, alas yang nyaman, serta kain bersih
  8. Pastikan ruangan hangat dan tenang

Mengapa Terapi Pijat Baik untuk Kesehatan Bayi?



Pijat bayi bukan sekadar kebiasaan turun-temurun. Secara ilmiah, sentuhan pijat memiliki pengaruh terhadap sistem saraf dan kesehatan bayi. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  1. Membantu regulasi emosi bayi

    Pijat dengan tekanan sedang dapat meningkatkan aktivitas saraf vagus yang bisa menurunkan kadar kortisol (hormon stres) serta meningkatkan hormon serotonin. Manfaat yang dapat terjadi antara lain:
  2. Menurunkan detak jantung
  3. Menurunkan tekanan darah
  4. Memberikan efek menenangkan dan relaksasi

  5. Membantu peningkatan fungsi imun

    Selain membantu relaksasi, pijat dengan tekanan sedang juga dapat meningkatkan jumlah dan aktivitas sel Natural Killer (NK), sel penting dari sistem imun yang berperan melawan virus, bakteri, bahkan sel kanker. Penelitian menunjukkan beberapa manfaat berikut:

  6. Meningkatkan sistem imun pada anak, bahkan pada anak dengan HIV
  7. Mengurangi depresi pada anak
  8. Mengurangi kecemasan dan suasana hati depresi pada anak dengan asma dan diabetes
  9. Meningkatkan jumlah sel darah putih dan neutrofil selama masa pengobatan kanker

Apa Kata Penelitian tentang Manfaat Nyata Pijat Bayi?



Menurut penelitian dalam jurnal Infant Behavior and Development, bayi yang menerima terapi pijat mendapatkan berbagai manfaat dibandingkan bayi yang tidak dipijat. Beberapa manfaat yang ditemukan antara lain:
* Bayi menghabiskan lebih banyak waktu dalam kondisi aktif dan waspada
* Lebih sedikit perilaku menunda tidur
* Waktu yang lebih singkat untuk mulai tidur (latensi tidur lebih pendek)
* Lebih sedikit menangis
* Memiliki kadar kortisol lebih rendah
* Mengalami peningkatan berat badan selama periode enam minggu
* Menunjukkan peningkatan pada aspek emosionalitas, kemampuan bersosialisasi, dan dimensi temperamen
* Mengalami penurunan hormon neurotransmitter stres seperti norepinefrin, epinefrin, dan kortisol yang lebih besar.

Manfaat Terapi Pijat bagi Bayi yang Memiliki Gangguan Pernapasan



Dalam sebuah penelitian, 32 anak dengan asma dibagi secara acak untuk menerima terapi pijat atau terapi relaksasi. Orangtua kemudian diajarkan untuk memberikan terapi pijat selama 20 menit sebelum tidur setiap malam selama 30 hari. Hasilnya menunjukkan berbagai manfaat, antara lain:
* Sikap terhadap asma membaik
* Peak air flow (arus puncak pernapasan) dan fungsi paru lainnya membaik seiring waktu
* Meningkatkan diameter saluran napas dan membantu kontrol asma

Temuan ini menunjukkan bahwa terapi pijat dapat menjadi bagian dari pendekatan pendukung untuk membantu bayi dengan gangguan pernapasan merasa lebih nyaman.

Nah, itu dia penjelasan mengenai memijat bayi dengan balsem. Apakah Mama juga memijat si Kecil dengan balsem?

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *