"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Resep ketupat lebaran lembut dan tahan lama 1447H/2026

Cara Membuat Ketupat Lebaran yang Lembut dan Tahan Lama

Ketupat adalah salah satu makanan tradisional yang selalu hadir dalam perayaan Lebaran. Meskipun terlihat sederhana, membuat ketupat sendiri di rumah memerlukan beberapa langkah khusus agar hasilnya lembut dan tahan lama. Berikut ini adalah resep lengkap dan tips untuk membuat ketupat Lebaran yang sempurna.

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Untuk membuat ketupat Lebaran, Anda akan membutuhkan bahan-bahan berikut:

  • 12 buah selongsong ketupat ukuran sedang
  • 500 gram beras berkualitas baik
  • Kapur sirih
  • Garam

Langkah-Langkah Membuat Ketupat

Berikut adalah cara membuat ketupat Lebaran yang bisa Anda ikuti:

  1. Cuci beras hingga bersih, lalu rendam dalam air bersih selama 3 jam.
  2. Setelah direndam, angkat dan tiriskan beras.
  3. Pastikan beras benar-benar bersih agar ketupat tidak cepat basi.
  4. Campur beras dengan sedikit kapur sirih.
  5. Tambahkan garam secukupnya jika ingin rasa ketupat lebih gurih.
  6. Siapkan selongsong janur ketupat, pilih yang anyamannya rapat dan teratur agar beras tidak tercecer saat direbus.
  7. Masukkan beras hingga 2/3 bagian selongsong janur.
  8. Jika beras lebih dari 2/3, bisa jadi matang tak merata. Sementara itu, jika kurang dari 2/3, ketupat bisa terlalu lembek.
  9. Rebus ketupat sampai terendam dalam air mendidih. Jika tidak terendam air, ketupat yang dihasilkan akan tampak kotor oleh sisa-sisa air rebusan.
  10. Buka panci sesekali saat proses merebus ketupat. Tambahkan air kalau sudah mau habis. Segera tambah dengan air mendidih jika Anda melihat ketupat sudah tidak terendam.
  11. Rebus ketupat selama sekitar 4-6 jam.
  12. Setelah matang, angkat dan tiriskan ketupat. Gantung ketupat supaya terkena angin. Ketupat pun siap disajikan sebagai pendamping makan gulai kambing.

Tips agar Ketupat Kenyal dan Tahan Lama

Berikut ini adalah beberapa tips penting agar ketupat Lebaran tetap kenyal dan tahan lama:

  1. Pemilihan Daun Kelapa

    Pemilihan daun kelapa sangat penting karena dapat memengaruhi rasa dan penampilan ketupat. Anda dapat memilih daun kelapa yang berwarna kuning muda kehijau-hijauan. Daun seperti ini akan membuat ketupat terlihat lebih segar dan putih setelah dikupas.

  2. Pilihlah Beras Berkualitas Baik

    Menggunakan beras berkualitas baik akan memengaruui tekstur dan rasa ketupat. Pastikan beras dicuci terlebih dahulu agar kotoran hilang. Rendamlah beras selama tiga jam di dalam air bersih, lalu tambahkan sedikit air kapur sirih agar hasilnya tidak mudah basi. Tambahkan juga garam agar ketupat memiliki cita rasa yang gurih.

  3. Perhatikan Isian Beras

    Sesuaikan jumlah beras yang dimasukkan ke dalam selongsong ketupat. Menurut Chef Suwanta, pastikan komposisi dari dimensi atau luasan ketupat sebanyak tiga per empat. Selain itu, pastikan air rebusan tidak menguap hingga habis. Jika air rebusan mulai berkurang, tambahkan air panas agar air rebusan tetap bersih.

  4. Hindari Memasak dengan Panci Presto

    Memasak tanpa menggunakan panci presto dapat membuat tekstur ketupat lebih padat. Caranya adalah dengan merebusnya terlebih dahulu hingga setengah matang, lalu masukkan ke dalam sarung ketupat hingga dua per tiga bagian. Setelah itu, rebus kembali selama sekitar dua jam. Setelah matang, siram ketupat dengan air es untuk mendapatkan warna kuning yang cantik dan mencegah ketupat cepat basi.

  5. Gantung Ketupat Setelah Matang

    Setelah ketupat matang, gantunglah ketupat agar air yang tersisa keluar sendiri. Perlu diketahui bahwa air ketupat yang mengendap dapat membuat ketupat menjadi basah dan cepat basi. Silakan gantung ketupat dan biarkan dalam suhu ruang agar bertahan hingga satu hari berikutnya.


Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *