"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Workshop Anti-Bullying dan PPKS Perkuat Kesiapan Guru Baru UBBG

Workshop Anti-Bullying dan PPKS di Universitas Bina Bangsa Getsempena

Workshop anti-bullying dan pencegahan serta penanganan kekerasan seksual (PPKS) yang diadakan oleh Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) berlangsung sukses sebagai bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-5 kampus. Acara ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Acara berlangsung di Aula Mini Lantai 3 Kampus A UBBG pada Sabtu, 18 April 2026. Workshop ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian perayaan Milad ke-5 UBBG dengan semangat menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan harmonis. Acara dibuka secara resmi oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UBBG, Ahmad Nasriadi MPd.

Dalam sambutannya, Ahmad Nasriadi menyoroti fenomena bullying yang masih sering terjadi di lingkungan kampus. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam mencegah perilaku tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa calon guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan sosial dan kemampuan dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan aman.

Materi yang Disampaikan oleh Para Pemateri

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi oleh Putri Fakhrina Sari MPd, staf Biro BIRMAS Divisi Bimbingan Konseling (BK) Kampus UBBG. Dalam sesinya, Putri membahas secara komprehensif tentang PPKS bagi mahasiswa calon guru, termasuk bentuk-bentuk kekerasan seksual, upaya pencegahan, dan mekanisme penanganan yang tepat di lingkungan pendidikan. Materi ini memberikan pemahaman yang kuat bagi peserta tentang pentingnya perlindungan terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Pada sesi siang, materi dilanjutkan oleh Ibu Regina Rahmi MPd, yang mengangkat tema preventif anti-bullying. Ia menekankan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan mahasiswa sebagai calon pendidik dalam mencegah dan mengatasi perilaku bullying. Selanjutnya, sesi ditutup oleh pemateri eksternal, Eva Susanti, SAg, MM, seorang guru BK dari SMA Modal Bangsa.

Metode Sosiodrama yang Menarik Perhatian Peserta

Dalam penyampaiannya, Regina menghadirkan metode sosiodrama, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam bermain peran terkait kasus PPKS dan bullying yang berpotensi mereka hadapi di dunia pendidikan. Metode ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan mendalam. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berpartisipasi dalam diskusi maupun praktik sosiodrama, sehingga workshop ini menjadi pengalaman yang bermakna dan aplikatif.

Tanggapan Peserta dan Harapan

Rektor UBBG, Prof Dr Lili Kasmini MSi, turut menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan ini. Lili mengapresiasi inisiatif GTK dalam menghadirkan program yang tidak hanya edukatif tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Sebagai bagian dari Milad Ke-5 UBBG, workshop ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam membentuk calon pendidik yang profesional, berkarakter, dan peduli terhadap isu-isu sosial di lingkungan pendidikan.

Khalida Ayuni, salah satu peserta, menyatakan sangat bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Workshop anti-bullying dan PPKS yang dilaksanakan oleh pihak kampus memberikan dampak dan manfaat yang luar biasa bagi calon guru. “Dengan kegiatan ini, guru bisa mengenal lebih jauh hal-hal yang menyebabkan bullying dan kekerasan seksual yang selama ini kerap terjadi. Kami sangat antusias dan berterima kasih kepada pihak kampus yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.

Kesimpulan

Workshop anti-bullying dan PPKS ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan para calon guru untuk menghadapi tantangan di lapangan. Dengan materi yang komprehensif dan metode pembelajaran yang interaktif, acara ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan yang diperlukan bagi peserta. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen UBBG dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan inklusif.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *