Jadwal Buka Puasa di Wilayah DIY pada Hari Ini
Pada hari ini, Rabu 18 Februari 2026, sebagian umat Muslim di Tanah Air, termasuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah memulai ibadah puasa. Sementara itu, sebagian lainnya akan mulai menjalankan puasa besok, Kamis (19/2/2026). Berikut adalah jadwal berbuka puasa di kabupaten dan kota di DIY untuk hari ini:
Gunungkidul
- IMSAK: 04:14
- SUBUH: 04:24
- TERBIT: 05:38
- DUHA: 06:06
- ZUHUR: 11:55
- ASAR: 15:03
- MAGRIB: 18:04
- ISYA’: 19:15
Bantul
- IMSAK: 04:16
- SUBUH: 04:26
- TERBIT: 05:39
- DUHA: 06:07
- ZUHUR: 11:56
- ASAR: 15:04
- MAGRIB: 18:05
- ISYA’: 19:16
Kota Yogya
- IMSAK: 04:16
- SUBUH: 04:26
- TERBIT: 05:39
- DUHA: 06:07
- ZUHUR: 11:56
- ASAR: 15:04
- MAGRIB: 18:05
- ISYA’: 19:16
Sleman
- IMSAK: 04:16
- SUBUH: 04:26
- TERBIT: 05:40
- DUHA: 06:07
- ZUHUR: 11:56
- ASAR: 15:04
- MAGRIB: 18:05
- ISYA’: 19:15
Kulon Progo
- IMSAK: 04:16
- SUBUH: 04:26
- TERBIT: 05:40
- DUHA: 06:08
- ZUHUR: 11:57
- ASAR: 15:05
- MAGRIB: 18:06
- ISYA’: 19:16
Doa Berbuka Puasa
Dalam hadis terdapat dua doa berbuka puasa yang populer di kalangan masyarakat:
Doa Pertama
Dari hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Dawud:
“Dzahaba ddhoma’u wabtallatil uruqu watsabbatil ajru insya Allah.”
Artinya: Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap.
Doa Kedua
Dari hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim:
“Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin”
Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.
Keutamaan Puasa dan Persiapan yang Diperlukan
Puasa memiliki keutamaan yang besar, terutama bulan Ramadan yang merupakan bulan penuh kemuliaan. Untuk memasuki bulan yang mulia ini, persiapan yang matang sangat diperlukan.
Bekal utama yang harus dimiliki adalah ilmu. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah karya Muhammad Abduh Tuasikal:
“Orang yang beramal tanpa ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun.”
Guru dari Ibnul Qayyim, Ibnu Taimiyah rahimahullah, juga berkata:
“Siapa yang terpisah dari penuntun jalannya, maka tentu ia akan tersesat. Tidak ada penuntun yang terbaik bagi kita selain dengan mengikuti ajaran Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.”
Al Hasan Al Bashri rahimahullah menambahkan:
“Orang yang beramal tanpa ilmu seperti orang yang berjalan bukan pada jalan yang sebenarnya. Orang yang beramal tanpa ilmu hanya membuat banyak kerusakan dibanding mendatangkan kebaikan.”
Ilmu yang Perlu Disiapkan
Sebelum Ramadan, ilmu yang perlu disiapkan antara lain:
– Ilmu yang membuat puasa sah, agar tidak melewatkan kewajiban atau melanggar larangan.
– Ilmu yang memperkuat kesempurnaan puasa.
– Ilmu tentang amalan-amalan utama di bulan Ramadan.
– Ilmu tentang zakat.
– Ilmu tentang aktivitas kaum Muslimin menjelang dan saat Idul Fitri, serta setelahnya.











