Pemkab Sigi Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Melalui Forum Advokasi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan keamanan pangan melalui Forum Advokasi Komitmen Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor Keamanan Pangan dalam program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA). Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Forum advokasi ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, serta dihadiri Kepala Bapperida Sigi Agus Munandar, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu Mardianto, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam sambutannya, Sekda Sigi Nuim Hayat menegaskan pentingnya sinergi antar sektor dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Komitmen bersama tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sistem keamanan pangan yang terpadu, berkelanjutan, dan berdampak nyata terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Balai Besar POM di Palu dan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, OPD, sekolah, pengelola pasar, hingga masyarakat luas dalam mendukung program pangan aman dan sehat, sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Melalui pemaparan materi dan diskusi kelompok, para peserta merumuskan program terpadu yang difokuskan pada tiga sektor utama:
- Pengembangan Desa Pangan Aman sebagai basis ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa.
- Penguatan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya guna memastikan produk pangan yang beredar bebas dari zat berbahaya.
- Pembudayaan keamanan pangan di lingkungan sekolah melalui program edukasi dan pengawasan pangan bagi pelajar.
Hasil dari forum ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam menekan risiko keracunan pangan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang aman.
Sebelumnya, Balai POM di Palu juga telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung keamanan pangan di Kabupaten Sigi melalui keterlibatan dalam rapat koordinasi Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 7 Oktober 2025. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Balai POM di Palu Mardianto menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan, khususnya bagi penerima manfaat program MBG di wilayah terpencil.
Balai POM di Palu juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan setiap program pangan berjalan aman, bermutu, dan sesuai standar kesehatan.
Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Utama
Pemkab Sigi kembali menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, sadar, dan peduli terhadap keamanan pangan. Dengan adanya forum advokasi ini, diharapkan dapat memperkuat peran aktif semua pihak dalam menjaga kualitas pangan yang diperoleh masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga pengawas, dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan pangan yang lebih aman dan sehat. Dengan pendekatan terpadu, diharapkan keamanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi menjadi komitmen bersama.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











