Proses Perceraian Andre Taulany dan Erin
Akhirnya, komedian sekaligus musisi Andre Taulany resmi bercerai dengan Rien Wartia Trigina alias Erin. Proses perceraian ini berlangsung setelah melalui proses panjang yang cukup rumit. Bahkan, Andre Taulany sempat mengajukan gugatan cerai sebanyak tiga kali namun ditolak.
Permohonan talak Andre Taulany akhirnya dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan melalui sistem e-court pada 11 November 2025. Dalam putusan tersebut, tidak ada konflik terkait harta gana-gini. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum Andre Taulany, Fahmi Bachmid.
“Putusannya tidak ada (harta gana-gini),” ujar Fahmi, seperti dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (12/11/2025). Menurut Fahmi, Andre hanya fokus pada permohonan talak agar bisa bercerai dengan Erin. Persoalan lain tidak dimasukkan dalam permohonannya, dan hanya murni permohonan ikrar talak.
Dalam putusan ini, hanya murni ikrar talak yang dipenuhi. Jadi, ini putusan mengadili, mengabulkan permohonan pemohon, memberi izin kepada pemohon untuk menjatuhkan talak satu raj’i terhadap termohon. “Jadi hanya ini saja, yang lainnya tidak ada, jadi emang murni sebagaimana amanah yang telah diberikan kepada saya hanya terkait khusus permohonan ikrar talak,” jelas Fahmi.
Setelah adanya putusan ini, nantinya Andre akan mengucapkan ikrar talak kepada Erin di hadapan majelis hakim. “Segera setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, harus diucapkan ikrar talak tersebut di hadapan majelis hakim,” ujar pengacara ketua grup motor Prediksi itu.
Mediasi di Luar Persidangan
Sebelumnya, Andre dan Erin telah melakukan mediasi di luar persidangan cerai. Perdamaian antara Andre Taulany dan Erin tercipta karena adanya bantuan dari suami aktris Cut Keke, Malik Bawazier.
Malik Bawazier mengungkapkan, dua poin penting soal perdamaian Andre Taulany dengan Erin. Yang pertama yakni menyangkut persoalan harta gana-gini. Dikatakan Malik, bahwa masalah harta gana-gini sudah ada kesepakatan antara dua pihak hingga kini tak ada lagi sengketa.
“Menyangkut pembagian harta gana-gini dan lain sebagainya itu sudah disepakati, dan sudah secara baik dituangkan dalam akta notariil.” “Jadi sudah tidak ada sengketa apa pun lagi, itu poin penting yang pertama,” terang Malik.
Meski terjadinya perdamaian, proses perceraian disebut tetap berlanjut. “Persidangan tentunya tetap dilakukan untuk kemudian meminta kepada majelis hakim yang mulia agar dilakukan pengesahan dari perjanjian perdamaian yang tentunya sudah diserahkan ke persidangan,” ujar Malik.
Sementara poin terpenting yang kedua, kedua belah pihak sepakat untuk tak lagi saling serang di tengah proses cerai. Malik menuturkan, Andre dan Erin sama-sama memulihkan nama baiknya atas pemberitaan negatif sebelumnya.
“Kemudian poin kedua yang tidak kalah penting, Andre menyatakan memulihkan nama baiknya Erin.” “Dan Erin juga menyatakan memulihkan nama baiknya Andre. Mereka berdua sama-sama baik, cuman karena ada narasi-narasi yang timbul sebelumnya.” “Jadi mereka sudah sepakat bercerai berpisah secara baik-baik,” paparnya.
Perjalanan Asmara Andre Taulany dengan Erin
Hubungan Andre Taulany dengan Rien Wartia Trigina berawal dari ketidaksukaan hingga menjadi cinta. Andre dan Erin diperkenalkan oleh adik Andre. Tetapi saat pertama bertemu Erin tidak langsung menyukai sang komedian, bahkan cenderung membencinya.
Erin merasa perbedaan usia 11 tahun dengan Andre membuatnya melihat ayah tiga anak itu sebagai om-om.
Beberapa kali Erin mengabaikan pesan dari Andre Taulany. Namun Andre tak pantang menyerah. Erin akhirnya luluh karena merasa sahabat komedian Sule itu dapat melindungi dan membimbingnya.
Mereka berpacaran selama delapan bulan lalu Andre Taulany memutuskan meminang Erin pada 17 Desember 2005. Dari pernikahannya, Andre dan Erin dikaruniai tiga orang anak.
Proses Panjang Perceraian Andre Taulany
Empat kali bagi Andre Taulany melayangkan permohonan cerai ke pengadilan agama. Andre Taulany pertama kali mendaftarkan permohonan cerai talak di Pengadilan Agama Tigaraksa pada April 2024. Namun pada September 2024, majelis hakim menolak permohonan tersebut. Alasan penolakan adalah karena dalil yang diajukan Andre mengenai adanya perselisihan dan pertengkaran terus-menerus tidak terbukti di persidangan.
Hakim saat itu menilai bahwa masalah yang terjadi antara Andre dan Erin hanyalah persoalan kurangnya komunikasi. Tak puas, Andre menempuh upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten pada 25 September 2024. PTA Banten malah menguatkan putusan dari pengadilan tingkat pertama.
Andre kembali mengajukan permohonan cerai talak baru di PA Tigaraksa pada 9 April 2025. Upaya ini kembali kandas. Pada 25 Agustus 2025, majelis hakim mengabulkan eksepsi atau nota keberatan dari pihak Erin mengenai yurisdiksi atau kewenangan pengadilan.
PA Tigaraksa menyatakan tidak berwenang mengadili perkara tersebut karena domisili Erin sebagai termohon berada di wilayah hukum Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Setelah tiga kali gagal, Andre Taulany memindahkan permohonan cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 September 2025.











