Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Haji Toha dan Wakil Bupati Abdur Rohman: Capaian Strategis yang Mengubah Muba
Sejak dilantik sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba) bersama Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, pasangan ini telah menorehkan sejumlah capaian strategis dalam kurun waktu satu tahun. Pemimpinan mereka dianggap sebagai babak baru dalam perjalanan pemerintahan di Bumi Serasan Sekate.
Pelunasan Utang Daerah dan Penurunan Angka Kemiskinan
Salah satu capaian utama adalah pelunasan utang daerah sebesar Rp350 miliar. Langkah ini dilakukan dengan pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dengan kondisi fiskal yang lebih sehat, kapasitas pembiayaan program prioritas menjadi lebih kuat. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan, terutama di tengah penurunan transfer pusat.
Selain itu, angka kemiskinan di Muba berhasil turun dari 12,88 persen menjadi 9,97 persen pada 2025. Ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan mulai menunjukkan hasil.
Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik
Di sektor birokrasi, Pemkab Muba memperkuat manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Selama 2025, sebanyak 151 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 2.838 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilantik. Disusul PPPK formasi 2024 periode kedua sebanyak 2.563 orang. Penataan tenaga honorer juga diarahkan melalui skema PPPK paruh waktu.
Pelayanan publik yang baik dimulai dari ASN yang profesional. Oleh karena itu, penguatan birokrasi menjadi prioritas. Inovasi pelayanan publik juga dipercepat, seperti layanan antar dokumen kependudukan gratis langsung ke rumah warga melalui program PADUKA ANTAT MUBA. Mall Pelayanan Publik (MPP) kini beroperasi sebagai pusat layanan perizinan dan non-perizinan terpadu satu pintu.
Program Kesehatan dan Pendidikan
Di bidang kesehatan, program BASANAK digulirkan untuk menekan stunting melalui pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita. Di bidang pendidikan, beasiswa bagi keluarga kurang mampu hingga jenjang sarjana terus disalurkan, termasuk Beasiswa Tahfidz. Pemkab juga memberikan insentif bagi guru mengaji, guru PAUD, Ustadz dan Ustadzah, serta meluncurkan program seragam sekolah gratis pada 24 Desember 2025.
Olahraga dan Ekonomi Kerakyatan
Di bidang olahraga, Muba sukses menjadi tuan rumah Porprov-Peparprov Sumsel 2025 dan keluar sebagai juara umum. Even tersebut turut menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat, Pemkab Muba melakukan bantuan modal UMKM, pembentukan wirausaha muda, pelatihan tenaga kerja, serta dukungan sektor pertanian dan perikanan seperti pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) dan bantuan sarana produksi.
Program Keluarga Maju (PKM)
Salah satu program unggulan adalah Program Keluarga Maju (PKM) yang diluncurkan 18 Desember 2025. Pada tahap awal, keluarga penerima bantuan langsung mendapatkan dana transfer ke rekening kepala keluarga sebagai modal usaha produktif, disalurkan langsung melalui rekening Bank Sumsel Babel. PKM dirancang sebagai intervensi berbasis keluarga produktif, bukan sekadar bantuan konsumtif, tetapi mendorong kemandirian ekonomi.
Selain itu, Pemkab juga menyalurkan santunan kematian Rp3 juta, bantuan tunai fakir miskin, optimalisasi zakat melalui BAZNAS, serta insentif bagi 674 marbot Masjid. Untuk memperkuat pelayanan sosial desa, sebanyak 75 desa pada tahap awal 2025 menerima bantuan mobil operasional. Program ini akan direalisasikan bertahap melalui APBD.
Persiapan Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, Pemkab Muba tetap memprioritaskan penguatan PKM, digitalisasi UMKM melalui Klinik Usaha, serta pelatihan vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja. Di tengah keterbatasan anggaran akibat penurunan transfer pusat, pembangunan infrastruktur sentra produksi tetap berjalan mulai dari jalan usaha tani, irigasi, embung hingga tambak.
Pemkab Muba juga mengoptimalkan pendanaan non-APBD melalui forum CSR serta sinergi dengan Pemprov dan APBN. Pembangunan harus tetap jalan.
Fokus pada Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Arah pembangunan 2026 difokuskan pada penguatan pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal. Satu tahun ini adalah fondasi. Tantangan ke depan lebih kompleks, tetapi dengan kolaborasi eksekutif, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat, Pemkab Muba optimistis Muba semakin berdaya saing.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











