"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"
Daerah  

4 Posko Lebaran 2026 di Bengkulu Selatan Siap Layani Pemudik, Catat Lokasinya

Persiapan Posko Ops Ketupat untuk Arus Mudik Lebaran 2026

Polres Bengkulu Selatan telah menyiapkan empat posko Operasi Ketupat dalam rangka menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Penyediaan posko ini bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta menjaga keamanan selama masa libur lebaran.

Posko akan beroperasi mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Lokasi-posko tersebut tersebar di beberapa titik strategis, yaitu Simpang DPRD, Pasar Bawah, Pino Raya, dan Bunga Mas. Setiap posko memiliki peran khusus dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat.

Lokasi Posko yang Ditetapkan

  • Simpang DPRD Bengkulu Selatan – menjadi posko terpadu.
  • Pasar Bawah – sebagai pos pelayanan.
  • Pino Raya perbatasan Lintas Sumatera–Manna Bengkulu – juga sebagai pos pelayanan.
  • Bunga Mas jalur Manna–Kaur – menjadi pos pelayanan lainnya.

Posko terpadu akan berada di Simpang DPRD, sedangkan tiga pos pelayanan lainnya akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang dinilai strategis dan ramai dilalui pemudik. Kepala Bagian Operasional Polres Bengkulu Selatan, Irvai Barus, menjelaskan bahwa penempatan posko dilakukan dengan pertimbangan lokasi yang dekat dengan tempat peristirahatan pemudik.

Titik yang Diperkirakan Ramai Dilalui Pemudik

Menurut Irvai, dua posko yang diperkirakan paling ramai adalah Pos Pasar Bawah dan Pos Bunga Mas. Pos Pasar Bawah tidak hanya digunakan untuk pengaturan lalu lintas tetapi juga sebagai tempat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di sini juga dilakukan pengawasan terhadap aktivitas wisatawan di kawasan pantai.

Sementara itu, Pos Bunga Mas dinilai sangat strategis karena berada di jalur lintas yang sering dilalui oleh pemudik dari Pulau Jawa. Selain itu, lokasi posko ini dekat dengan rumah makan, sehingga dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat.

Pengamanan yang Melibatkan Banyak Instansi

Pengamanan posko akan dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai instansi terkait. Beberapa instansi yang terlibat antara lain TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes, BPBD, Basarnas, dan instansi lainnya. Selain itu, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan selama arus mudik.

Irvai menambahkan bahwa rencana pendirian posko akan diawali dengan rapat lintas sektoral dari tingkat Polda hingga Polres. Rapat ini akan membahas jumlah personel yang diperlukan serta teknis pelaksanaan operasi.

Selain itu, Kapolda Bengkulu sudah melakukan pengecekan terhadap lokasi posko dan jalan-jalan yang akan dilalui pemudik. Kemungkinan besar, pihak PUPR akan segera melakukan perbaikan jalan agar pemudik dapat melintas dengan nyaman dan aman.

Imbauan kepada Masyarakat

Polres Bengkulu Selatan mengimbau masyarakat yang akan mudik ke luar daerah untuk melapor ke Polsek setempat terkait penitipan barang maupun kendaraan yang tidak dibawa. Selain itu, patroli di permukiman warga akan ditingkatkan selama masa Lebaran guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *