"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"
Daerah  

Ikuti Arahan Dedi Mulyadi, Jembatan Cirahong Diperbaiki, Dishub Ciamis Fokus PJU dan Rambu

Penataan Jembatan Cirahong Fokus pada Fasilitas Keselamatan

Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis sedang fokus pada penataan Jembatan Cirahong dengan menekankan pemenuhan fasilitas keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan gubernur setelah melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jembatan yang menjadi penghubung antara Ciamis dan Tasikmalaya.

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Uga Yugaswara, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih memprioritaskan pengadaan rambu-rambu, marka jalan, serta penerangan jalan umum (PJU).

“Untuk sementara kita fokus ke pemenuhan fasilitas dulu, seperti rambu-rambu, marka jalan, dan penerangan jalan umum (PJU),” ujar Uga saat dihubungi.

Ia juga menyebutkan bahwa penempatan petugas di lokasi belum dibahas karena masih dalam proses penyelesaian infrastruktur dasar. Namun, jika nanti terjadi banyak pelanggaran atau kepadatan lalu lintas, maka akan dipertimbangkan kembali.

Jembatan Cirahong yang menjadi jalur utama penghubung antarwilayah perlu mendapat perhatian khusus. Terlebih jika ke depan kawasan tersebut berkembang menjadi daya tarik wisata.

“Karena ini masih jadi akses utama, kalau ada peningkatan aktivitas atau bahkan jadi daya tarik wisata misalnya, harus diantisipasi agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas,” jelas Uga.

Terkait penerangan, Uga menyebut saat ini terdapat sekitar 10 titik lampu PJU milik kabupaten di kawasan jalan kabupaten menuju ke Jembatan Cirahong tersebut. Ia menambahkan bahwa rencananya provinsi akan menambahkan PJU, namun hal itu masih dalam proses.

Kondisi Saat Ini Masih Aman

Sementara itu, Kepala Desa Pawindan, Ahmad Kartoyo, menyebut kondisi di sekitar Jembatan Cirahong hingga saat ini masih aman dan terkendali. Ia mengatakan, aktivitas warga yang muncul di sekitar lokasi, seperti pedagang makanan, belum sampai terjadinya kepadatan arus lalu lintas.

“Sejauh ini aman, belum ada kemacetan. Aktivitas masyarakat juga masih normal,” katanya.

Menurut Ahmad, soal pernyataan Gubernur Jawa Barat yang menjadikan kawasan Jembatan Cirahong sebagai lokasi yang lebih tertata, bahkan bernuansa wisata, berpotensi menarik lebih banyak pengunjung ke depan.

“Kalau nanti jadi ditata seperti tempat wisata, mungkin akan banyak orang datang. Tapi sekarang masih aman, belum ada kepadatan karena jembatan itu juga masih difungsikan sebagai jalur penghubung,” ujar Ahmad.

Ia menjelaskan, keramaian yang terjadi saat ini lebih didominasi aktivitas warga yang berjualan, seperti pedagang sorabi di sekitar lokasi.

“Paling ada yang jajan di warung-warung, tapi tidak sampai mengganggu jalan. Tidak ada kemacetan atau sampai lalu lintas terhenti,” katanya.

Ahmad juga memastikan, hingga saat ini belum ada kejadian menonjol di kawasan tersebut, baik dari sisi keamanan maupun ketertiban masyarakat.

“Sejauh ini aman, tidak ada masalah. Warga juga tetap beraktivitas seperti biasa,” ungkapnya.

Pengamanan dan Patroli

Terkait pengamanan, ia menyebut saat ini tidak ada penjagaan khusus di lokasi, namun kemungkinan dilakukan patroli oleh pihak kepolisian, terutama pada waktu tertentu.

“Kalau penjagaan tetap tidak ada, paling patroli saja, terutama saat malam hari,” ucapnya.


Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *