"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Menyelesaikan Uji Keterampilan 5.8: Kunci Jawaban Halaman 128-129 IPA Kelas 9 Kurikulum Merdeka

Menuntaskan Percobaan Aktivitas 5.8: Kunci Jawaban Halaman 128-129 IPA Kelas 9 Kurikulum Merdeka

Pada Aktivitas 5.8 di IPA Kelas 9 Halaman 128-129 Kurikulum Merdeka, siswa akan melakukan percobaan yang dirancang untuk menguji konsep-konsep ilmiah yang telah dipelajari, serta melatih keterampilan praktis dalam eksperimen. Percobaan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa tentang proses ilmiah, mengidentifikasi variabel yang berpengaruh, dan mengamati perubahan yang terjadi dalam kondisi eksperimen.

Kunci jawaban yang disediakan akan membimbing siswa untuk mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan dalam percobaan dan memastikan bahwa pemahaman siswa sudah sesuai dengan teori yang ada. Aktivitas ini juga mengajak siswa untuk berpikir secara logis dan kritis dalam menganalisis hasil percobaan serta menyimpulkan temuan yang relevan dengan materi yang sedang dipelajari.

Dengan menyelesaikan percobaan ini, siswa tidak hanya memperdalam pemahaman tentang materi IPA, tetapi juga melatih kemampuan mengamati, menganalisis, dan menyajikan hasil eksperimen secara sistematis. Siswa diminta untuk menyelesaikan percobaan ini dengan cermat dan memastikan bahwa mereka memahami setiap proses yang dilakukan.

Percobaan Aktivitas 5.8

Tujuan:

Menyelidiki berbagai jenis reaksi kimia, mengelompokkannya, serta menuliskan persamaan reaksinya.

Prosedur:

  • Pos 1: Tambahkan 3 cm pita magnesium ke dalam tabung reaksi yang berisi asam nitrat sebanyak 5 mL. Amati perubahan yang dapat kamu lihat dan rasakan, apakah ada larutan yang menjadi lebih panas atau dingin. Catat hasil pengamatanmu.
  • Pos 2: Isilah suatu tabung reaksi dengan larutan kalium iodida, KI sampai kedalaman 1 cm. Catat warna larutan KI. Tambahkan larutan timbal (II) nitrat dengan volume yang sama ke dalam tabung reaksi tersebut. Catat perubahan yang terjadi.
  • Pos 3: Tuang 3 mL larutan encer asam klorida ke dalam suatu tabung reaksi. Tambahkan indikator fenolftalein. Catat warna campuran ini. Kemudian tambahkan larutan natrium hidroksida secara perlahan sampai kamu memperoleh perubahan warna yang menetap selama lebih dari 15 detik. Rasakan juga apakah ada larutan yang menjadi lebih panas atau dingin. Catat pengamatanmu.
  • Pos 4: Ke dalam tabung reaksi yang berisi 3 mL kobalt (II) klorida, tambahkan larutan 3 mL tembaga (II) sulfat. Amati perubahan yang terjadi dan catat hasil pengamatanmu.
  • Pos 5: Gunakan penjepit tong untuk memegang 5 cm pita magnesium yang telah dibersihkan lapisan berwarna hitamnya. Dekatkan ujung pita magnesium pada api (gunakan api dari pembakar spiritus, bunsen, atau lilin). Ingat, kalian tidak boleh melihat apinya dengan mata telanjang karena cahaya api sangat terang sehingga dapat merusak mata. Lakukan hal ini di atas gelas kimia atau keramik. Catat perbedaan yang terjadi pada pita magnesium setelah reaksi.
  • Pos 6: Masukkan 30 mL larutan cuka ke dalam gelas kimia. Tambahkan baking soda sebanyak satu sendok teh ke dalamnya. Amati apa yang terjadi dan rasakan suhu gelas kimia. Catat pengamatanmu.

Kesimpulan

Untuk setiap reaksi yang telah kalian lakukan, tulislah laporan singkat yang menyatakan:

  1. Jenis reaksi yang terjadi
  2. Persamaan kimia dalam bentuk kata-kata dan dalam bentuk rumus kimia
  3. Bukti terjadinya reaksi kimia

Jawaban

Pos 1

Jenis reaksi: Reaksi pembakaran

Persamaan kimia:

Dalam bentuk kata-kata: Magnesium bereaksi dengan asam nitrat membentuk magnesium nitrat, gas nitrogen, dan air.

Dalam bentuk rumus kimia: Mg + 2HNO3 → Mg(NO3)2 + N2 + H2O

Bukti terjadinya reaksi kimia:

– Terjadi perubahan warna larutan menjadi merah muda.

– Terjadi perubahan wujud pita magnesium menjadi abu-abu.

– Terjadi perubahan suhu larutan menjadi lebih panas.

Pos 2

Jenis reaksi: Reaksi pengendapan

Persamaan kimia:

Dalam bentuk kata-kata: Kalium iodida bereaksi dengan timbal (II) nitrat membentuk endapan timbal (II) iodida.

Dalam bentuk rumus kimia: KI + Pb(NO3)2 → PbI2 + 2KNO3

Bukti terjadinya reaksi kimia:

– Terjadi perubahan warna larutan menjadi merah muda

– Terjadi terbentuknya endapan berwarna kuning.

Pos 3

Jenis reaksi: Reaksi asam-basa

Persamaan kimia:

Dalam bentuk kata-kata: Asam klorida bereaksi dengan natrium hidroksida membentuk natrium klorida dan air.

Dalam bentuk rumus kimia: HCl + NaOH → NaCl + H2O

Bukti terjadinya reaksi kimia:

– Terjadi perubahan warna larutan dari bening menjadi merah muda.

– Terjadi perubahan suhu larutan menjadi lebih panas.

Pos 4

Jenis reaksi: Reaksi redoks

Persamaan kimia:

Dalam bentuk kata-kata: Kobalt (II) klorida bereaksi dengan tembaga (II) sulfat membentuk kobalt (II) sulfat dan tembaga (II) klorida.

Dalam bentuk rumus kimia: CoCl2 + CuSO4 → CoSO4 + CuCl2

Bukti terjadinya reaksi kimia:

– Terjadi perubahan warna larutan dari biru menjadi ungu.

Pos 5

Jenis reaksi: Reaksi pembakaran

Persamaan kimia:

Dalam bentuk kata-kata: Magnesium bereaksi dengan oksigen membentuk magnesium oksida.

Dalam bentuk rumus kimia: Mg + O2 → MgO

Bukti terjadinya reaksi kimia:

– Terjadi perubahan warna pita magnesium menjadi merah muda.

– Terjadi perubahan wujud pita magnesium menjadi abu-abu.

– Terjadi perubahan suhu larutan menjadi lebih panas.

Pos 6

Jenis reaksi: Reaksi asam-basa

Persamaan kimia:

Dalam bentuk kata-kata: Asam asetat bereaksi dengan natrium bikarbonat membentuk natrium asetat, karbon dioksida, dan air.

Dalam bentuk rumus kimia: CH3COOH + NaHCO3 → CH3COONa + CO2 + H2O

Bukti terjadinya reaksi kimia:

– Terjadi gelembung gas yang keluar dari larutan.

– Terjadi perubahan suhu larutan menjadi lebih panas.

Kesimpulan Akhir

Dari hasil percobaan, dapat disimpulkan bahwa berbagai jenis reaksi kimia dapat terjadi di sekitar kita. Jenis-jenis reaksi kimia tersebut dapat dibedakan berdasarkan perubahan yang terjadi, yaitu:

  • Reaksi pembakaran adalah reaksi kimia yang menghasilkan panas, cahaya, dan gas.
  • Reaksi pengendapan adalah reaksi kimia yang menghasilkan zat padat yang tidak larut dalam larutan.
  • Reaksi asam-basa adalah reaksi kimia yang melibatkan asam dan basa.
  • Reaksi redoks adalah reaksi kimia yang melibatkan perubahan bilangan oksidasi.

Bukti terjadinya reaksi kimia dapat berupa perubahan warna, perubahan wujud, perubahan suhu, dan terbentuknya gas.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *