"Melihat Balikpapan Lebih Dekat, Berita Tanpa Jeda"

Mengapa Ibu Cemas Saat Baby Blues dan Cara Menguranginya

Mengapa Ibu Terlihat Terisolasi dan Cemas Saat Masa Baby Blues?

Ibu sering kali merasa terisolasi dan cemas, terutama saat mengalami masa baby blues. Dari sudut pandang psikologis, hal ini bisa dijelaskan melalui proses kehamilan yang panjang dan berbagai perubahan fisik serta emosional yang terjadi selama tiga trimester.

Pada trimester pertama, ibu hamil biasanya masih rentan karena mengalami morning sickness atau bahkan all-day sickness. Gejala seperti mual, muntah, dan perubahan nafsu makan dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Perubahan ini juga dapat memengaruhi kondisi janin, misalnya menyebabkan berat badan bayi di bawah rata-rata.

Di masa ini, ibu sering merasa campur aduk antara rasa bersyukur dan sedih. Rasa senang karena sedang hamil bergabung dengan kekhawatiran akan perubahan tubuh dan kondisi kehamilan. Masuk ke trimester kedua, secara fisik ibu lebih kuat dan memiliki nafsu makan yang baik. Namun, masuk ke trimester ketiga, ibu mulai merasakan gejolak emosional, seperti rasa takut dan sedih, yang akhirnya menimbulkan rasa keresahan.

Cara Mengatasi Perasaan Terisolasi dan Cemas

Untuk mengurangi perasaan tersebut, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Meningkatkan pengetahuan: Ibu dan pasangan baru sebaiknya mengupdate ilmu pengetahuan tentang perawatan bayi. Banyak profesional yang memberikan tips dan panduan melalui workshop, kelas, atau buku.
  • Membuka diri pada lingkungan sekitar: Setelah melahirkan, ibu disarankan untuk terbuka dengan orang sekitar tentang apa yang dirasakan. Komunikasi asertif adalah cara efektif untuk menyampaikan perasaan dan pikiran kepada orang lain.
  • Libatkan pasangan dalam pengasuhan: Tugas ibu tidak hanya menjadi tanggung jawab sendiri, tetapi juga melibatkan pasangan. Libatkan pasangan dalam pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan bayi.
  • Jaga pikiran positif: Lakukan relaksasi, olahraga ringan, dan kelola stres agar pikiran tetap sehat.
  • Jaga pola makan dan istirahat: Pola hidup yang sehat akan membantu menjaga produksi ASI dan kesehatan ibu secara keseluruhan.

Memahami Baby Blues

Baby blues adalah gangguan suasana hati sementara yang umum dialami oleh ibu setelah melahirkan. Sekitar 50-85 persen kasus terjadi. Biasanya muncul pada hari ke-2 hingga 3 pascapersalinan dan akan mereda dalam waktu 2 minggu.

Gejalanya meliputi kesedihan, kecemasan, mudah marah, dan kelelahan. Umumnya, kondisi ini membaik tanpa perlu pengobatan khusus jika didukung oleh istirahat, dukungan sosial, dan nutrisi yang baik.

Penyebabnya bisa bervariasi, termasuk perubahan hormon secara drastis (esterogen dan progesteron), kelelahan fisik, kurang tidur, serta stres akibat penyesuaian diri dengan peran baru sebagai ibu.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi baby blues antara lain:

  • Istirahat: Tidur saat bayi tidur.
  • Dukungan sosial: Libatkan suami dan keluarga dalam pengasuhan.
  • Nutrisi: Konsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Perawatan diri: Jalan-jalan keluar rumah atau melakukan hobi ringan.

Profil Psikolog Klinis Hafizh Mutiara Nisa, M.Psi, Psikolog, CHt

Hafizh Mutiara Nisa adalah seorang psikolog klinis yang fokus pada kesehatan mental anak, remaja, hingga dewasa. Sejak tahun 2018, ia aktif memberikan layanan psikologi klinis melalui berbagai institusi.

Hafizh menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 jurusan Psikologi di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Fokusnya mencakup isu kesehatan mental, parenting, dinamika keluarga, serta permasalahan anak dan remaja.

Sebagai psikolog klinis, Hafizh menguasai berbagai metode dan pendekatan profesional seperti konseling psikologis, tes psikologi, wawancara dan observasi klinis, serta psikoterapi seperti hipnoterapi (bersertifikat CH & CHt), forgiveness therapy, cognitive behavior therapy (CBT), supportive therapy, psychoeducation, dan mindfulness.

Selain itu, Hafizh juga aktif sebagai narasumber di TribunHealth. Jika Anda ingin berkonsultasi, Anda bisa datang ke Klinik Utama Kasih Ibu Sehati (KUKIS) atau kunjungi laman Instagram @klinikkasihibu.solo untuk mengetahui jadwal praktiknya.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *